Begal PPSU di Kelapa Gading, Pelaku Diduga Rampas Motor Korban untuk Beli Narkoba
JAKARTA, iNews.id - Empat orang diringkus karena membegal personel petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Mereka merampas motor korban diduga untuk membeli narkoba.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Wibowo mengatakan hal itu diketahui usai pemeriksaan tes urine keempatnya menunjukkan positif amfetamin.
“Keempat pelaku beberapa kali telah beraksi begal atau merampas sepeda motor. Hasil begal itu diduga kuat untuk konsumsi narkotika dengan hasil pemeriksaan urine keempatnya positif amfetamin,” katanya di Jakarta, Rabu (2/3/2022).
Wibowo menjelaskan para pelaku sudah beberapa kali melancarkan aksi begal di sejumlah kawasan.
Hendak Kerja, Anggota PPSU Jadi Korban Begal di Kelapa Gading
"Hasil pemeriksaan urine positif amfetamin diduga dikonsumsi dari hasil begal sebelumnya," kata Wibowo.
Keempat pelaku kini mendekam di sel tahanan Polres Metro Jakarta Utara untuk menunggu proses persidangan dengan sangkaan Pasal 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
“Kita bisa melihat bahwa korban yang bekerja subuh untuk menunaikan kewajibannya mencari nafkah kepada keluarga menjadi korban pembegalan atau istilah hukumnya pencurian dengan kekerasan," ujarnya.
Kemudian, berdasarkan catatan Satreskrim Polres Jakarta Utara bersama Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading, keempat pelaku begal yang tertangkap berinisial AP, AZ, AN, dan JS. Diketahui, petugas PPSU Kelurahan Kelapa Gading Timur yang menjadi korban ialah Aris Pajriansyah (37).
Wibowo berharap agar ke depannya keselamatan petugas PPSU mendapatkan perhatian lebih dari masyarakat. Dia menekankan petugas PPSU berkontribusi terhadap kebersihan lingkungan masyarakat.
"Mudah-mudahan ini tidak terjadi lagi dan ini bisa mendapat perhatian dari kita semua bagaimana rekan-rekan kita yang menjalankan tugas pada waktu subuh bisa aman,” kata Wibowo.
Editor: Rizal Bomantama