Bejat! Cabuli 7 Anak Laki-laki di Bekasi, Pria Ini juga Rekam Aksinya
BEKASI, iNews.id - Polisi menetapkan FP (24) pelaku pencabulan sejumlah anak laki-laki sebagai tersangka. FP melakukan perbuatan bejatnya itu di kawasan Perwira, Bekasi Utara, Kota Bekasi.
FP sebelumnya diseret oleh warga ke kantor polisi karena diduga mencabuli lima anak laki-laki. Belakangan terungkap, korban FP mencapai tujuh orang.
"Tim penyidik sudah menetapkan pelaku FP sebagai tersangka kasus pencabulan terhadap anak. Korbannya sebanyak tujuh orang, lima anak sebagai korban berdomisili di Kota Bekasi dan dua anak sebagai korban berdomisili di Kabupaten Bekasi," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus, Sabtu (22/6/2024).
Tersangka FP telah beraksi dalam lima bulan terakhir. Korban-korbannya merupakan anak laki-laki berusia rata-rata delapan tahun.
5 Bocah di Bekasi Dicabuli Pria Tak Dikenal, Warga Seret Pelaku ke Kantor Polisi
Pelaku ternyata kerap merekam aksi bejatnya. Rekaman itu dibuat untuk konsumsi pribadinya.
"Ada beberapa video yang memang direkam pelaku FP sambil melakukan perbuatan pencabulan terhadap anak," ujar Firdaus.
Atas perbuatannya, FP dijerat Pasal 82 Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana 15 tahun.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah bocah laki-laki di Kelurahan Perwira, Bekasi Utara diduga dicabuli pria berinisial FP (24). Warga yang mengetahui langsung menyeret pelaku ke kantor polisi.
Pencabulan ini terkuak ketika satu anak dilaporkan dibawa pria tak dikenal pada Senin (17/6/2024). Saat itu, Bhabinkamtibmas yang mendapat laporan langsung bergegas mencari korban.
Beruntung, anak itu kembali pada hari yang sama. Warga lantas bertanya kepada anak itu mengenai lokasi dia dibawa dan siapa pelakunya.
"Anak itu mengaku dibawa ke suatu tempat. Anak itu mengaku dibawa ke toilet dan dilecehkan," katanya.
Beberapa hari setelahnya, terduga pelaku kembali berkunjung ke wilayah itu. Korban yang masih ingat wajah pelaku lantas langsung melapor kepada warga setempat. Pelaku lalu ditangkap dan diinterogasi.
Editor: Reza Fajri