Bima Arya Sebut Antrean di Stasiun Bogor Dapat Terkendali karena 3 Faktor Ini

Irfan Ma'ruf · Senin, 15 Juni 2020 - 10:20:00 WIB
Bima Arya Sebut Antrean di Stasiun Bogor Dapat Terkendali karena 3 Faktor Ini
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto. (Foto: SINDOnews)

JAKARTA, iNews.id - Antrean penumpang kereta rel listrik (KRL) tidak lagi terlihat di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (15/6/2020) pagi ketimbang pekan lalu. Wali Kota Bogor Bima Arya menyatakan berkurangnya antrean penumpang membuat protokol kesehatan pencegahan pandemi virus corona (Covid-19) dapat diterapkan lebih baik.

Bima mengungkapkan, ada 3 hal yang menjadi kunci menurunnya kepadatan penumpang. "Pagi ini, ada 3 hal yang lebih baik dibanding Minggu lalu. Pertama karena ada bus bantuan dari Jakarta 30 dan ditambah Pemkot 10 jadi 40. Jadi relatif lebih cair," katanya saat memantau di Stasiun Bogor, Senin (15/6/2020).

Sistem antrean yang diterapkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), menurut Bima, juga dinilai lebih tertib. Selain itu, banyak penumpang yang memilih berangkat ke Jakarta lebih awal yakni pada malam hari.

"Ada data banyak penumpang yang memilih berangkat tadi malam dibanding Senin pagi. Jadi situasinya walaupun masih padat tapi jauh lebih bisa kita urai," ujar Bima.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan terus melakukan evaluasi sistem tersebut. Evaluasi juga dilakukan untuk melihat dampak pengaturan dari shif jam kerja.

"Jam kerja dibelah menjadi dua antara pagi dan yang lebih siang jam 8 dan 11. Jadi mudah-mudahan ini berjalan baik karena harus dicatat ini belum sampai 50 persen penumpang. Jadi ketika lebih lagi, tentunya harus ada koordinasi lebih lanjut, pengaturan lebih lanjut," tuturnya.


Editor : Djibril Muhammad