Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Catat! Ini Jadwal One Way, Contraflow dan Ganjil Genap di Tol saat Mudik Lebaran
Advertisement . Scroll to see content

Bima Arya Sebut Ganjil Genap Berhasil Turunkan Kasus Harian Covid-19 di Bogor

Minggu, 14 Februari 2021 - 18:58:00 WIB
Bima Arya Sebut Ganjil Genap Berhasil Turunkan Kasus Harian Covid-19 di Bogor
Wali Kota Bogor Bima Arya mengklaim ganjil genap sukses menurunkan kasus harian covid-19. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

BOGOR, iNews.id - Wali Kota Bogor Bima Arya mengklaim kebijakan ganjil genap yang diberlakukan selama dua pekan berhasil menurunkan kasus harian covid-19. Dia menegaskan upaya menurunkan kasus covid-19 harus dimulai dengan membatasi kegiatan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat meninjau hari terakhir penerapan ganjil genap di Gerbang Tol Exit Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/2/2021). Menurut Bima, penurunan mobilitas warga cukup signifikan akibat kebijakan itu.

"Berdasarkan laporan di lapangan, hari ini lebih landai lagi dibandingkan kemarin. Ini istimewa mengingat long weekend. Artinya dari segi mobilitas, kebijakan ganjil genap ini berhasil, pengurangan mobilitas ini berhasil. Tanggal 6 Februari 2021 kasusnya rekor ya, 187 (kasus harian covid-19). Pada 14 Februari 2021 kasus positifnya 109. Jadi, kita lihat ada angka yang terus menurun dari minggu lalu," katanya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Bogor menunjukkan kasus harian covid-19 menurun 41,7 persen. Tren tersebut terlihat dari angka terkonfirmasi positif setiap harinya dari 6-14 Februari 2021 dengan perincian 187, 178, 175, 174, 165, 150, 129, 128 dan hari ini 109 orang.

Bima menyatakan, penurunan kasus ini mungkin saja terjadi karena penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di tingkat RT/RW, selain karena ganjil genap.

“Makanya kita lihat juga data-data di wilayah itu. Jadi titik-titik yang diperketat itu apakah memang berkurang jumlah positifnya dari titik-titik itu," katanya.

Sehingga, lanjut dia, berbagai kebijakan yang diterapkan harus dianalisis lagi. Dia menduga berkurangnya kasus covid-19 karena dua hal tadi. Karena di satu sisi digempur lewat ganjil genap, di sisi lain wilayah diperkuat dari PPKM.

Data yang dihimpun Pemerintah Kota Bogor dari Jasa Marga menunjukan telah terjadi penurunan mobilitas kendaraan di dua gerbang tol akses menuju Kota Bogor (Baranangsiang dan Sentul Barat) pada pelaksanaan pekan kedua kebijakan ganjil genap. Pada saat perayaan Imlek, Jumat (12/2/2021), total yang melintas tercatat 40.124 kendaraan atau menurun 20,6 persen (10.417 kendaraan) dibanding data Jumat pekan sebelumnya. 

Sementara pada Sabtu (13/2/2021) tercatat ada 45.459 kendaraan yang melintas atau terjadi penurunan 2,8 persen (1.314 kendaraan) dibanding Sabtu pekan sebelumnya. Meski data Sabtu kemarin hanya menunjukan penurunan 2,8 persen, tapi jika dilihat dari rata-rata kendaraan yang masuk setiap hari Sabtu sepanjang Januari 2021 (2, 9, 16, 23, dan 30 Januari) sebelum ganjil genap rata-rata ada 54.588 kendaraan yang melintas. 

Atau terdapat penurunan sekitar 9.129 kendaraan. Terlebih Sabtu pekan kemarin sudah diberlakukan ganjil genap.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut