BNPB Sebut Semua Provinsi di Indonesia Miliki Peta Risiko Bencana
JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan semua provinsi di Indonesia telah memiliki peta risiko bencana dalam rangka mitigasi bencana. Pemerintah daerah diminta memperhatikan peta risiko itu.
“Dari peta risiko yang telah disampaikan dan hampir semua provinsi di Indonesia sudah memiliki peta kajian risiko yang difasilitasi BNPB dan juga sudah diupdate semua wilayah provinsi,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam keterangannya, Senin (12/3/2021).
Raditya mengatakan peta risiko ini menjadi dasar untuk mitigasi bencana. “Dasar itu adalah yang dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dalam hal pemanfaatan lahan, penggunaan, pengendalian lahan termasuk tata ruang, harapannya itu bagaimana masyarakat paham dari informasi yang disampaikan oleh pemerintah daerah," ujarnya.
Selain itu, Raditya mengatakan BNPB telah miliki aplikasi Ina Risk Personal yang bisa digunakan sebagai akses masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang risiko bencana.
“Nah, informasi itu juga secara teknologi juga bisa diakses secara gampang. Dan kami sudah punya aplikasi langsung dengan Inarisk personal yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat, paham di mana posisinya, resikonya apa. Bilamana apa yang harus dilakukan sebelum, saat dan sesudah,” kata Raditya.
Raditya mengatakan evaluasi ini akan dikaji secara mendalam dengan Kementerian dan Lembaga lainnya untuk melihat potensi ancaman bencana baik dari bencana hidrometeorologi, kegempaan, juga tanah longsor.
“Kami lakukan secara detail dan dikaji tidak hanya dengan BNPB tentunya dengan Kementerian lain dan juga Wali data yang memiliki potensi ancaman misalnya dengan ancaman-ancaman kegempaan mungkin dengan BMKG dan PVMBG, longsor dan seterusnya,” kata Raditya.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq