Buaya dari Warga Bambu Apus Jadi Pusat Perhatian Pengunjung TMII
JAKARTA, iNews.id – Buaya yang dievakuasi dari empang Perumahan Griya Loka Residence, RT 001 RW III Bambu Apus, Cipayung menjadi pusat perhatian pengunjung Museum Reptil Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Selasa (10/7/2018).
Seorang pengunjung Ratnawati mengatakan, dirinya sengaja mengajak keluarganya untuk melihat buaya tersebut karena penasaran setelah ramai diberitakan.
“Saya dari Kalideres, penasaran karena ramai di berita. Tadi sengaja jalan-jalan ke sini mau lihat buaya,” ujar Ratnawati, Selasa (10/7/2018).
Saat ini buaya berada di penangkaran museum reptil TMII. Buaya masih di karantina untuk proses adaptasi dengan buaya lain.
“Kami sedang adaptasikan dulu dengan koleksi buaya yang sudah ada. Kami lakukan penyekatan dengan kandang-kandang,” tutur Pengelola Museum Reptil TMII Piter Kombo.
Menurut dia, saat dibawa petugas ke museum reptil, buaya dalam kondisi sehat. Hasil pemeriksaan, hewan melatan tersebut berjenis buaya muara jantan dengan panjang sekitar 3,5 meter dan berat 180 kilogram. Piter belum dapat memastikan sampai kapan buaya di tempatkan terpisah dengan koleksi lain.
“Bulan depan kita lakukan penyesuaian pakan seperti yang dilakukan pemiliknya sebelumnya,” ucapnya.

Piter menuturkan, pengelola taman reptil akan menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah terkait keberadaan buaya tersebut nanti, apakah kembali di lepas liar atau tetap dirawat di taman reptil.
“Mengikuti kebijakan pemerintah, bisa diliarkan kembali tetapi tentu butuh proses yang panjang, atau ditangkarkan atau tetap di sini untuk edukasi kepada masyarakat,” kata Piter.
Diberitakan sebelumnya, Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur mengevakuasi buaya dari empang Perumahan Griya Loka Residence, Bambu Apus, Cipayung, Senin (9/7/2018) sore.
Buaya itu milik warga yang sengaja diserahkan ke petugas karena sudah tidak sanggup lagi memeliharanya.
Editor: Khoiril Tri Hatnanto