Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Partai Perindo Berbagi Takjil dan Modal Usaha, Dorong UMKM Tumbuh di Bulan Ramadan
Advertisement . Scroll to see content

Caleg Perindo Gelar Edukasi dan Pendampingan Hukum Gratis, Lindungi Anak Disabilitas

Kamis, 21 Desember 2023 - 08:44:00 WIB
Caleg Perindo Gelar Edukasi dan Pendampingan Hukum Gratis, Lindungi Anak Disabilitas
Caleg Partai Perindo Anissa (foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Caleg DPRD Kota Dapil 2 Kota Depok dari Partai Perindo Anissa menggelar penyuluhan dan pendampingan hukum gratis untuk anak-anak penderita down syndrome dan disabilitas. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Jalan Margonda Raya No. 426, Pondok Cina, Beji, Kota Depok.

Anissa mengaku ingin mematahkan stigma negatif masyarakat yang sering memandang sebelah mata anak-anak berkebutuhan khusus. Sebagai seorang penderita down syndrome, Anissa juga membuktikan dirinya mampu berkontribusi untuk kemajuan bangsa.

"Saya pribadi ingin mematahkan stigma masyarakat biar mereka berani speakup tentang hukum, mengedukasi orang tua yang mempunyai anak down syndrome dan disabilitas," kata Anissa, Rabu (20/12/2023).

Anissa menyebut selama ini kasus hukum yang sering dialami oleh anak-anak berkebutuhan khusus adalah perundungan dan kekerasan fisik.

"Saya memberikan solusi, ayo kita sama-sama berani, saya pribadi mengedukasi mereka ayo kita berani untuk speakup biar anak-anak ini berani untuk ngomong dan menunjukkan pada masyarakat kalau anak-anak ini mampu, bisa dan harus bisa diterima di masyarakat," ujarnya.

Anissa berpandangan, masyarakat masih banyak yang belum paham tentang anak disabilitas sehingga masih banyak kasus perundungan. Oleh karena itu, dia menyediakan kontak khusus untuk orang tua yang ingin dibantu jika anaknya mendapatkan tindakan perundungan.

"Saya juga bikin hotline pengaduan di 081805129111, itu bisa langsung di-contact. Saya dan tim kalau misalnya ada masalah bully, kekerasan pada anak, yang menyangkut anak-anak disabilitas dan berkebutuhan khusus ini, bisa langsung ngadu ke saya dan ke tim saya," katanya.

Anissa berharap, orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus untuk lebih percaya diri dan berani lantang untuk berbicara jika terjadi sesuatu.

"Jangan pernah malu, jangan pernah takut kalau dibully, kalau dapat kekerasan di masyarakat untuk melapor ke kita atau ke pihak yang berwajib, karena semua tindakan itu ada pasal yang mengatur," ucapnya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut