Cek Kelayakan Armada Mudik di Kampung Rambutan, 173 Bus Baru Lulus 18

Febiartito Ramadhan ยท Selasa, 05 Juni 2018 - 12:26 WIB
Cek Kelayakan Armada Mudik di Kampung Rambutan, 173 Bus Baru Lulus 18

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) bersama petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta meninjau armada Lebaran. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id – Kelayakan angkutan mudik, khususnya bus di Terminal Kampung Rambutan masih jauh dari harapan. Dari 173 bus yang sudah diperiksa sampai Selasa (5/6/2018), baru 18 bus yang dinyatakan lolos dan layak membawa penumpang. Padahal puncak arus mudik tinggal menghitung hari.

Uji kelayakan atau ramp check bus di Terminal Kampung Rambutan sudah dilaksanakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI sejak 15 Mei. Namun hasil pengecekan armada transportasi mudik Lebaran itu menunjukkan jumlah bus yang memenuhi standar ramp check jauh dari 50 persen.

Kepala Terminal Kampung Rambutan Emiral August mengatakan, 155 kendaraan yang belum lolos bukan berarti tidak layak jalan. Bus tersebut masih layak jalan, hanya saja ada komponen pendukung yang masih kurang, misalnya ketersediaan palu pemecah kaca, alat pemadam kebakaran, perlengkapan medis, dan tangga naik bus.

Ramp check terus dilakukan. 173 bus yang lulus baru 18 tetapi sisanya layak jalan hanya kurang, seperti kotak obat dan palu pemecah kaca. Akan terus ditingkatkan ramp check-nya,” kata Emiral di Terminal Kampung Rambutan, Selasa (5/6/2018).

Menurut dia, di waktu tersisa sebelum puncak arus mudik yang diprediksi H-2 Lebaran, Dinas Perhubungan akan terus melakukan ramp check untuk mengejar tingkat kelayakan bus mencapai 80 persen, seperti yang diperintahkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Emiral menuturkan, total ada 400 bus yang diberangkatkan dari Terminal Kampung Rambutan setiap hari. Bagi bus yang sudah layak akan diberi tanda stiker di bagian depan kendaraan. Sementara yang tidak layak masih diberi waktu untuk melengkapi.

Pemeriksaan bus fokus pada tiga unsur penting, yaitu administrasi, teknis, dan penunjang. Unsur administrasi meliputi surat izin mengemudi (SIM), surat tanda kendaraan bermotor (STNK), surat tanda uji kelayakan, dan kartu pengawas.

Kemudian unsur teknis mencakup sistem penerangan, sistem pengereman, serta kelayakan ban kendaraan.
Sementara untuk unsur penunjang yang diperiksa adalah alat pengukur kecepatan (speedometer), sabuk pengaman, wiper kaca depan, spion, perlengkapan P3K, dan lampu.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto