Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penyidik Polsek Cilandak Dapat Sanksi Disiplin usai Gunakan Kertas Bekas saat BAP
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Narapidana Selamat saat Terobos Kobaran Api di Lapas Tangerang

Kamis, 09 September 2021 - 10:53:00 WIB
Cerita Narapidana Selamat saat Terobos Kobaran Api di Lapas Tangerang
Kondisi Lapas Tangerang usai kejadian kebakaran. (Foto ist).
Advertisement . Scroll to see content

TANGERANG, iNews.id - Sejumlah keluarga narapidana korban kebakaran di Lapas Tangerang, mulai mengunjungi krisis center lapas. Mereka ingin mengecek apakah nama keluarga mereka termasuk dalam 41 korban tewas. 

Nuryati (45) warga Lengkong Gudang Timur pun langsung bergerak cepat. Bersama suaminya, setelah tahu insiden tersebut, dirinya mendatangi Lapas Tangerang. Dengan bermodal KTP anaknya, dia ingin mencocokan data. 

"Saya pertama tahu kalau Lapas Kebakaran dari anak satu lagi. Jadi temannya itu pemadam kebakaran. Wah, ada adik saya di sana. Makanya saya langsung ke sini," kata Nuryati, di Lapas Tangerang, Kamis (9/9/2021). 

Setelah dilakukan pengecekan, anak Nuryati diketahui selamat. Nama anaknya Ujang Supriyatna (26) alias Cipluk tidak ada dalam daftar 41 korban tewas. Saat ini, Cipluk masih dalam perawatan akibat luka bakar di lapas. 

Yang mengenaskan, cerita Cipluk kepada Nuryati. Dia menceritakan, bisa selamat setelah melihat pintu kamar terbuka dan menerobos kobaran api, hingga kakinya menginjak bara. Dia juga sempat menolong rekan-rekannya, tetapi gagal.   

"Kan kamar anak saya yang kebakar, semuanya mati. Dia lompat dari pintu. Dia sempat nolongin temannya. Akhirnya temannya mati, hangus semua. Ya, Allah, sekarang cuma baju yang dipakai, semua terbakar," katanya.

Cipluk merupakan narapidana kasus narkoba. Dia divonis 7 tahun. Lebaran tahun depan, dia dijadwalkan akan bebas.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut