Cerita Pilu Ibu Korban Tewas Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana, Sempat Telepon Anaknya
DEPOK, iNews.id - Rosdiana tak menyangka anak kandungnya Mahesya Putra menjadi korban tewas kecelakaan maut bus rombongan SMK Lingga Kencana Depok di Ciater, Subang. Beberapa menit sebelum kecelakaan, dia sempat berkomunikasi dengan anaknya lewat telepon.
Rosdiana ketika itu menanyakan kepada anaknya apakah telah jalan pulang atau belum. Kemudian, Mahesya menjawab belum berangkat dan tengah makan.
"Saya telepon, sudah jalan mas? Belum bu. Lagi makan," kata Rosdiana menirukan jawaban anaknya.
Tak berapa lama kemudian, Rosdiana mendapat kabar yang menyayat hati. Anak pertama yang bakal menjadi tulang punggung keluarga meninggal dalam kecelakaan.
"Terus nggak lama sekitar 10 menit dapat kabar (kecelakaan) itu," kata Rosdiana.
Mahesa merupakan anak pertama dari 5 bersaudara yang bakal menjadi tulang punggung keluarga jika sudah bekerja nanti. Rosdiana mengatakan, anaknya sangat baik dan mudah bergaul dengan siapa pun di lingkungan sekitar.
"Dia bilang kalau sudah lulus mau kuliah, mau kerja, mau bahagiakan keluarganya," kata Rosdiana sambil menahan isak tangis.
Sebelumnya, Polda Jabar merilis perkembangan jumlah korban kecelakaan Bus Trans Putra Fajar yang terguling di Jalan Ciater, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang. Total korban tewas 11 orang, 13 luka berat, dan 42 luka ringan.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Jules Abraham Abast mengatakan, dari 11 korban itu, 10 merupakan penumpang bus dan 1 pengendara motor.
"Korban meninggal dibawa ke RSUD Ciereng Subang. Sedangkan korban luka berat dan ringan dirawat di RSUD Subang, RS Hamori dan Puskesmas Palasari," kata Kombes Jules.
Editor: Reza Fajri