Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Antrean Truk Sampah di TPST Bantargebang Capai 7 Km, Warga Keluhkan Bau Busuk
Advertisement . Scroll to see content

Covid-19 di DKI Meningkat, Pakar Epidemiologi : Jam Malam Perlu Diterapkan

Sabtu, 05 September 2020 - 06:21:00 WIB
Covid-19 di DKI Meningkat, Pakar Epidemiologi : Jam Malam Perlu Diterapkan
Ilustrasi, virus corona (Covid-19). (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Aturan jam malam dinilai perlu diterapkan di wilayah Jakarta. Aturan tersebut untuk membatasi pergerakan orang di tengah wabah virus corona (Covid-19).

Pakar Epidemiologi dari Universitas Airlangga (Unair) Laura Navila Yamani mengatakan, Provinsi DKI Jakarta belakangan ini menjadi wilayah yang paling tinggi angka penambahan konfirmasi positif Covid-19 per hari.

“Saya rasa perlu (jam malam). Kalau enggak dilakukan PSBB (Pembatasan Sosial Bersekala Besar) bagaimana caranya pembatasan pergerakan dilakukan,” ujar Laura di Jakarta, Jumat (4/9/2020).

Dia menuturkan, di masa PSBB transisi kenaikan kasus di Ibu Kota terus terjadi dan semakin tinggi. Menurutnya, diperlukan aturan yang jelas dalam menangani wabah Covid-19.

“Ini kan katanya masih dalam tahap PSBB transisi dan agak tidak begitu jelas aturan yang disampaikan,” tuturnya.

Bahkan, di masa PSBB transisi ini, kata dia banyak sektor usaha yang membuka secara diem-diam karena belum diizikan untuk beroperasi.

“Ada juga yang curi-curi dia buka sektor yang tidak diperbolehkan buka saat masa transisi ini. Pada kenyataannya kan ada yang secara ilegal membuka, seperti itu,” ucapnya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut