Dampak Kebakaran di Pondok Bambu, 174 Warga Mengungsi di Posko Dinsos
JAKARTA, iNews.id – Sebanyak 174 warga terdampak kebakaran di Kelurahan Pondok Bambu Duren Sawit tinggal di posko pengungsian yang berdiri di area Banjir Kanal Timur (BKT). Banyak warga sekitar turut memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pokok pengungsi seperti pakaian dan makanan.
Kendati demikian, masih banyak pengungsi yang membutuhkan peralatan mandi, handuk, popok bayi, maupun pakaian dalam.
“Banyak juga yang mengeluhkan pusing, karena semalam tidak bisa tidur. Selain itu, inikan posko di samping BKT banyak nyamuk,” ujar pengurus RT 09 RW III Iwan Triawan, Selasa (22/5/2018).
Suku Dinas Sosial Kota Jakarta Timur memasang dua tenda pengungsi untuk korban kebakaran di Pondok Bambu. Warga yang tidak memiliki tempat istirahat bisa menggunakan tenda tersebut.
Kepala Bidang Perlindungan Sosial Dinas Sosial DKI Jakarta Tarmijo Damanik mengatakan, korban terdampak kebakaran telah mendapat makanan siap saji yang berasal dari Dapur Umum Suku Dinas Sosial Jakarta Timur.
“Jumlah bantuannya disesuaikan dengan jumlah korban yang terdampak. Kami juga distribusikan bantuan lainnya seperti, lauk pauk lima dus, selimut 80 lembar, terpal 30 lembar, sandang 30 paket, kebutuhan lansia 20 paket, kebutuhan anak 20 paket, kebutuhan khusus 20 paket, seragam sekolah 50 stel, perlengkapan keluarga 12 paket, perlengkapan anak 12 paket, dan perlengkapan makanan 12 paket,” kata Damanik.
Bantuan tersebut diterima oleh Sekretaris Kelurahan Pondok Bambu didampingi oleh Babinsa dan Binmaspol setempat. Petugas Sosial Kesiapsiagaan Bencana (PSKB) yang terdiri atas Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Suku Dinas Sosial Kota Jakarta Timur turut serta mendistribusikan bantuan.
“Bantuan itu sementara, karena apabila nanti ada kebutuhan yang perlu ditambah maka akan kami tambah. Petugas kami yang berada di lapangan sedang melakukan pendampingan dan koordinasi dengan aparat setempat,” tutur Damanik.
Diberitakan sebelumnya, sedikitnya 44 rumah di Pondok Bambu Duren Sawit ludes terbakar api. Rata-rata material bangunan semipermanen membuat pemadaman butuh waktu sekitar dua jam. Diduga penyebab kebakaran korsleting listrik.
Editor: Khoiril Tri Hatnanto