Desain Revitalisasi Monas, Ruang Terbuka Hijau Bertambah Jadi 64 Persen
JAKARTA, iNews.id - Ruang terbuka hijau (RTH) kawasan Monas, Jakarta Pusat akan bertambah setelah revitalisasi. Kawasan Monas seluas 81 hektare itu akan memiliki 64 persen RTH.
Arsitek pemenang desain sayembara revitalisasi kawasan Monas, Deddy Wahjudi mengatakan dalam desain yang dibuat, area parkir IRTI akan dihilangkan dan diubah jadi RTH karena Monas didesain menjadi area yang didatangi wisatawan menggunakan transportasi umum.
"Kami menaikkan jadi 64 persen RTH-nya, existing-nya kan sekarang sekitar 50 persen," ujar Deddy di Jakarta, Kamis (30/1/2020).
Selain itu, area kuliner Lenggang Jakarta akan dipindahkan ke area yang berdekatan dengan Stasiun Gambir. Pemindahan Lenggang Jakarta, kata dia membutuhkan waktu untuk sosialisasi kepada para pedagang.
"Lenggang Jakarta dari yang sekarang, kami pindahkan ke area yang sudah terbangun, itu yang di dekat Gambir. Jadi Lenggang Jakarta itu dipindahkannya bukan ke daerah hijau dengan dipotong pohon, enggak," katanya.
BACA JUGA:
Resmi Dihentikan Sementara, Begini Suasana Proyek Revitalisasi Monas Hari Ini
PDIP Sebut Revitalisasi Monas Kejahatan Lingkungan
Dia menuturkan, dalam desain yang disusun, pembangunan plaza-plaza dalam revitalisasi Monas dilakukan di area perkerasan (lapisan-lapisan yang biasanya untuk jalan), bukan di area yang ditumbuhi pepohonan.
"Fungsi baru seperti station, gate-nya, fungsi plaza aspirasi, ada plaza seni budaya, semua kebijakan kami dalam desain itu adalah membangun yang baru di atas perkerasan yang sudah ada," katanya.
Penembahan RTH dalam revitalisasi Monas sebelumnya juga disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov DKI Jakarta, Saefullah. Dia menyampaikan, penambahan RTH dihitung berdasarkan hasil sayembara rancangan revitalisasi Monas yang naik dari angka RTH dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 25 Tahun 1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka di Wilayah DKI Jakarta, sebesar 53 persen.
Editor: Kurnia Illahi