Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Ada Intel saat Anies Makan di Warung Soto Karanganyar, Endingnya Foto Bareng
Advertisement . Scroll to see content

Eks Wali Kota Mengaku Dipecat via WA, Sandi: Dia Itu Kesayangan Anies

Selasa, 17 Juli 2018 - 12:40:00 WIB
Eks Wali Kota Mengaku Dipecat via WA, Sandi: Dia Itu Kesayangan Anies
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno angkat suara terkait pernyataan mantan Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana, Senin (16/6/2018) kemarin. Bambang mengaku dicopot dari jabatannya oleh Gubernur Anies Baswedan hanya melalui pesan di aplikasi percakapan Whatsapp (WA).

Sandiaga menuturkan, detail tentang pemberhentian Bambang dari jabatan wali kota Jakarta Timur sebenarnya ada di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta. Kendati demikian, yang dia tahu, Bambang memang akan segera pensiun dalam beberapa bulan ke depan.

“Detailnya tanya sama BKD, karena Pak Bambang kan salah satu wali kota terbaik. Dan saya sudah sampaikan (dia) itu kesayangannya Pak Anies, tapi kan sudah pensiun. (Masa pensiunnya) tinggal hitungan bulan atau minggu,” ujar Sandiaga di Balai Kota Jakarta, Selasa (17/7/2018).

Politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu pun mengeklaim, semua prosedur terkait perombakan posisi wali kota dan bupati di Jakarta, beberapa waktu lalu, sudah berdasarkan ketentuan dan undang-undang yang berlaku. “Semua sesuai ketentuan. Kami punya hubungan baik dengan para wali kota dan kepala dinas. Mereka bertugas dengan baik dan saya ucapkan terima kasih,” kata Sandiaga.

Terkait pengakuan Bambang yang dipensiunkan Anies hanya via pesan WA, Sandiga mengatakan, informasi tentang perombakan para wali kota dan bupati di Ibu Kota sebenarnya sudah diumumkan sejak jauh-jauh hari. Dia pun memastikan restrukturisasi para pejabat eselon dua tersebut dijalankan dengan sistem personalia di Pemprov DKI Jakarta.

“Zaman now, kalau sesuai ketentuan dan prosedur, dijalankan sesuai dengan apa yang sudah digariskan melalui sitem personalia yang ada di DKI, sistem pembangunan human capital, secara baku, dilakukan sesuai ketentuan. Kami jelaskan, Pak Anies dan saya enggak ada melihat ini personal atau emosional. Ini sudah diumumkan jauh-jauh hari,” ujarnya.

Gubernur Anies Baswedan pada Kamis 5 Juli 2018 merombak posisi jabatan wali kota dan bupati di DKI Jakarta. Wali kota Jakarta Pusat yang sebelumnya dijabat Mangara Pardede kini digantikan Bayu Meghantara. Jabatan wali kota Jakarta Timur yang sebelumnya diduduki Bambang Musyawardana sekarang diisi oleh M Anwar.

Anies juga menunjuk Marullah sebagai wali kota Jakarta Selatan untuk menggantikan Tri Kurniadi, dan Rustam Effendi sebagai wali kota Jakarta Barat menggantikan Anas Effendi. Selain itu, Syamsudin Lologau dipercaya menjadi wali kota Jakarta Utara menggantikan Husein Murad. Sementara, Husein Murad kini menjabat bupati Kepulauan Seribu.

Kemarin, Bambang Musyawardana mengaku diberhentikan Anies hanya melalui pesan tertulis di WA. Dia pun memastikan sampai sekarang belum menerima salinan keputusan gubernur DKI terkait pencopotannya dari jabatan wali kota Jakarta Timur.

“Saya enggak masalah dicopot jabatan, gak masalah. Yang saya masalahkan, selama ini saya belum terima surat keputusan gubernur yang asli. Saya hanya di WA dipensiunkan. Pensiun per tanggal berapa, enggak tahu. Posisi sekarang dimana, juga gak tahu,” kata Bambang saat dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (16/7/2018).

Menurut Bambang, dia memang akan pensiun pada 1 Oktober 2018. Akan tetapi, yang membuatnya heran, gubernur belum mengeluarkan surat keputusan perihal kapan dia bakal memasuki purnatugas. “Belum (ada surat dari gubernur), terus saya bagaimana? Kan serbasusah. Saya kerja enggak diakui, karena sudah dipensiunkan gubernur,” ujarnya.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut