Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hujan Deras Bikin Kawasan GDC Depok Tergenang hingga Macet Parah
Advertisement . Scroll to see content

Fakta-Fakta Penjambretan Tas Berisi Rp80 Juta di Bojongsari Depok, Nomor Lima Bikin Prihatin

Rabu, 06 Mei 2020 - 08:59:00 WIB
Fakta-Fakta Penjambretan Tas Berisi Rp80 Juta di Bojongsari Depok, Nomor Lima Bikin Prihatin
Tangkapan layar CCTV penjambretan tas Rp80 juta di Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Senin (5/5/2020). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Aksi penjambretan tas berisi uang Rp80 juta terjadi di kawasan Bojongsari, Depok, Jawa Barat (5/5/2020). Peristiwa tersebut terekam CCTV di Jalan Raya Muchtar.

Dalam rekaman CCTV, peristiwa itu menggegerkan warga sekitar. Pasalnya sopir pemilik mobil sempat terlibat kejar-kejaran dengan pelaku.

Saling tarik menarik tas membuat uang Rp80 juta bercecaran di jalanan. Warga pun sempat membantu sopir tersebut menghajar pelaku.

Pelaku terlihat memecahkan kaca mobil korban sebelum mengancam dengan senjata tajam jenis badik. Berikut fakta-fakta terkait peristiwa tersebut.

1. Pelaku berjumlah empat orang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pelaku berjumlah empat orang dengan mengendarai dua motor. Para pelaku diduga telah membuntuti korban sebelumnya.

Para pelaku terlihat mengenakan penutup wajah seperti masker dan helm. Mereka beraksi saat mobil tersebut berhenti sejenak di pinggi jalan di lokasi kejadian.

2. Pelaku memecahkan kaca mobil dan mengancam dengan badik.

Setelah mobil korban berhenti, empat pelaku memepetnya. Satu orang kemudian terlihat turun dan memecahkan kaca samping kanan mobil. Sementara satu orang lainnya berjaga di sampingnya sambil membawa motor.

"Kemudian pelaku memecah kaca belakang kanan mobil korban dan menodongkan badik kemudian merampas tas korban yang isinya uang sejumlah Rp80 juta," kata Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (5/5/2020).

3. Sempat terjadi perebutan tas hingga uang berhamburan di jalanan.

Setelah pelaku berhasil mengambil tas korban, sopir mobil tiba-tiba keluar dan berusaha menarik tas tersebut. Terjadi kejara mengejar sekitar 100 meter dari mobil.

Sopir mobil dibantu warga berusaha menangkap pelaku hingga tas tersebut terbuka dan uang berhamburan ke tengah jalan. Peristiwa itu menggegerkan warga sekitar dan pengguna jalan.

4. Pelaku bawa kabur Rp2,8 juta setelah menodongkan senjata api.

Melihat temannya dikeroyok, salah satu pelaku menodongkan senjata api ke arah warga. Pelaku sambil membawa sebagian uang kemudian kabur ke arah Depok.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara, uang yang berceceran di jalan itu berjumlah Rp77.200.000. Sementara sisanya dibawa pelaku.

"Setelah dihitung di Polsek jumlah uang korban sisa Rp77.200.000 dan yang hilang sebanyak Rp2,8 juta," katanya.

5. Uang Rp80 juta untuk keperluan pondok pesantren di Depok.

Korban penjambretan yaitu Ida Rosida (49) mengatakan uang sejumlah Rp80 juta itu untuk keperluan pondok pesantren di Depok. Dia dan sopirnya baru saja mengambil di salah satu bank swasta.

"Uang itu merupakan biaya pendidikan pesantren di wilayah Depok," katanya di lokasi kejadian.

Usai mengambil uang di bank, Ida meminta sopir pribadinya yang bernama Lilo (20) memarkirkan mobil sejenak di tepi Jalan Raya Muchtar lantaran ingin membeli obat.

Kawanan perampok diduga sudah membututi. Saat mobil parkir, mereka langsung beraksi memecahkan kaca mobil dan mengambil tas berisi uang Rp80 juta.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut