Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rano Karno Minta Maaf Perbaikan Jalan Rusak di Jakarta Dicicil
Advertisement . Scroll to see content

Formula E Jakarta Tertunda, Commitment Fee Dialihkan untuk Musim Balapan 2021

Selasa, 16 Juni 2020 - 23:27:00 WIB
Formula E Jakarta Tertunda, Commitment Fee Dialihkan untuk Musim Balapan 2021
Uji coba pengaspalan lintasan Formula E di Monas. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Penyelenggara Formula E, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memastikan commitment fee tidak hangus meski ajang balapan tersebut tertunda karena wabah covid-19. Formula E Jakarta seharusnya diselenggarakan 6 Juni 2020.

Direktur Operasional Jakpro, Muhammad Taufiqurrachman menjelaskan kepastian itu didapatkan setelah diskusi dengan Formula E Operations (FEO) selaku promotor dan pemegang lisensi ABB FIA Formula E Championship. Commitment fee yang tidak hangus ini meliputi pembayaran termin satu dan dua pada tahun 2019 (untuk penyelenggaraan Formula E 2020) dan pembayaran termin satu tahun 2020 (untuk penyelenggaraan Formula E 2021).

"Setelah beberapa kali komunikasi mereka menyepakati tahun 2020 balapannya ditunda kemudian untuk commitment fee ini akan didedikasikan untuk penyelenggaraan 2021. Jadi uang commitment fee tidak hilang," ucap Taufiqurrachman saat rapat bersama Komisi E DPRD di Jakarta, Selasa (16/6/2020).

Menurut dia, commitment fee tersebut bakal dialihkan untuk penyelenggaraan tahun selanjutnya. Apalagi ajang balap mobil listrik itu bakal berlangsung di Jakarta selama lima tahun berturut-turut.

"Jadi commitment fee season 2020 dialihkan ke 2021 kemudian saat ini dalam proses amandemen kontrak agreement dengan FEO," kata dia.

Taufiqurrachman menambahkan pada tahun 2020 Jakpro mendapatkan penyertaan modal daerah (PMD) dari Pemprov DKI khusus untuk penyelenggaraan Formula E sebesar Rp767 miliar. Namun dipotong sebesar Rp244 miliar sehingga tersisa Rp523 miliar.

"Selama ini kami sudah melakukan persiapan dengan mengeluarkan biaya Rp459 miliar, termasuk untuk perizinan," ucapnya.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta harus menyetor dana 20 juta poundsterling untuk menjadi tuan rumah balap mobil listrik Formula E pada 2020 atau setara dengan Rp345,9 miliar. Dana itu harus disetorkan kepada Federasi Otomotif Internasional (FIA) Formula E atau disebut sebagai commitment fee.

"Jumlahnya 20 juta poundsterling. Untuk Formula E (sebesar) 24,1 juta dolar AS," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut