Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger Mayat Pria Terbungkus Mirip Mumi di Kos Jakbar
Advertisement . Scroll to see content

Geger Mayat Mirip Mumi Ditemukan di Kos Jakbar, Polisi: Diduga Bunuh Diri

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:38:00 WIB
Geger Mayat Mirip Mumi Ditemukan di Kos Jakbar, Polisi: Diduga Bunuh Diri
Garis polisi. (Foto: Toiskandar)
Advertisement . Scroll to see content

Peringatan: Konten dalam artikel ini membahas isu sensitif terkait bunuh diri dan tidak untuk ditiru. Jika Anda atau orang terdekat mengalami tekanan mental, segera cari bantuan profesional atau layanan kesehatan terdekat. 

JAKARTA, iNews.id - Polisi mengungkap dugaan sementara penyebab kematian pria yang ditemukan terbungkus menyerupai mumi di kamar kos kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) mengarah pada dugaan bunuh diri.

"Untuk hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dugaan sementara masih bunuh diri ya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edy Sudarman Korniawan saat dihubungi, Minggu (11/10/2026).

Edy menjelaskan, jasad pria tersebut ditemukan terbungkus sleeping bag dalam kondisi tubuh membengkak. Kondisi tersebut membuat pembungkusnya terlihat ketat.

"Kain pembungkus yang dimaksud adalah sleeping bag, terlihat ketat karena kondisi tubuh korban sudah membengkak," ujarnya.

Sebelumnya, penemuan mayat tersebut menggegerkan masyarakat dan viral di media sosial.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda kekerasan yang menyebabkan kematian.

“Itu mayat kebetulan pakai baju sleeping bag. dan sudah di Visum RS Polri Hasil tidak ada kekerasan yang menyebabkan meningal dunia,” kata Kapolsek Kebon Jeruk AKP Darto Napitupulu, Minggu (11/10/2026).

Darto menambahkan, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Jenazah korban saat ini tengah diperiksa di laboratorium Mabes Polri.

“Untuk penyelidikan lebih lanjut sekarang lagi di periksa di laboratorium Mabes Polri,” ujarnya.

Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut untuk memastikan penyebab kematian korban.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut