Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Breaking News: KPK OTT Pegawai Pajak Kanwil Jakut
Advertisement . Scroll to see content

H-1 Cuti Bersama Idul Fitri, Penumpang Bus di Terminal Kalideres Melonjak 10 Kali Lipat

Selasa, 18 April 2023 - 20:09:00 WIB
H-1 Cuti Bersama Idul Fitri, Penumpang Bus di Terminal Kalideres Melonjak 10 Kali Lipat
Terminal Kalideres di Jakarta Barat mengalami lonjakan penumpang pada H-1 cuti bersama Hari Raya Idul Fitri, Selasa (18/4/2023). (Foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Terminal Kalideres di Jakarta Barat mengalami lonjakan penumpang pada H-1 cuti bersama Hari Raya Idul Fitri, Selasa (18/4/2023). Jumlah penumpang pada hari ini sebesar 3.000 pemudik.

"Sejak Jumat sampai hari ini terus mengalami peningkatan. Saya prediksi hari ini bisa mencapai 3.000 lebih penumpang," ucapnya," kata Kepala Terminal bus Kalideres, Revi Zulkarnaen.

Revi mengatakan lonjakan penumpang saat musim mudik Lebaran sudah mulai terjadi sejak Jumat (14/4/2023), di mana jumlah penumpang yang bertolak dari Terminal Kalideres mencapai 934 penumpang dengan 99 bus yang berangkat. Jumlah tersebut terus mengalami kenaikan menjelang hari raya Idul Fitri.

Data per Senin (17/4/2023) jumlah penumpang yang bertolak dari terminal bus Kalideres mencapai 2.431 orang dengan jumlah keberangkatan sebanyak 157 bus.

Revi menuturkan pada hari biasa jumlah penumpang di terminal bus Kalideres hanya mencapai 300-350 penumpang. Sejauh ini, tujuan favorit masyarakat yang bertolak dari Terminal Kalideres yakni ke sejumlah kota di Pulau Sumatra dan Jawa Tengah.

Siapkan Bus Cadangan

Guna mengantisipasi lonjakan pemudik, pengelola Terminal Kalideres menyiapkan sebanyak 150 bus cadangan untuk para penumpang. Namun, bukan hanya sekedar menambah begitu saja, Revi mengatakan pihaknya juga akan melakukan inspeksi keselamatan kendaraan bermotor atau ramp check. Hal ini bertujuan untuk memastikan kondisi bus layak jalan.

Nantinya, setiap kendaraan akan diperiksa satu per satu mulai dari kelengkapan teknis seperti sistem alat kemudi, komponen pendukung kendaraan hingga kelengkapan syarat pengemudi.

"Jadi harus dicek kelayakan jalannya, serta dinyatakan lulus layak uji (ramp check) baru kita perbolehkan angkut penumpang sebagai bus bantuan," ujarnya.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut