Ibu Telat Bayar Cicilan Motor, Anak Disandera Debt Collector di Jakbar

Sindonews.com, Yan Yusuf ยท Sabtu, 07 Juli 2018 - 11:30:00 WIB
Ibu Telat Bayar Cicilan Motor, Anak Disandera Debt Collector di Jakbar
Kapolsek Palmerah Kompol Aryono berusaha menenangkan RI seusai dibebaskan dari penyanderaan sekelompok debt collector, Jumat (6/7/2018) malam. (Foto: KORAN SINDO/Yan Yusuf)

JAKARTA, iNews.id – Perlakuan kurang menyenangkan menimpa keluarga Nining (42). Gara-gara telat bayar cicilan sepeda motor, anak perempuannya RI (14) disandera debt collector di kantor leasing kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (6/7/2018) malam.

Nining langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Pal Merah. Polisi langsung menggerebek kantor leasing. Melihat kedatangan polisi, para debt collector dan karyawan perusahaan leasing langsung kocar-kacir. “Saat kami datang, RI tengah menangis di salah satu ruangan,” kata Kapolsek Pal Merah Kompol Aryono, Jumat (6/7/2018) malam.

Dalam penggerebekan itu, polisi menciduk sembilan orang. Mereka diamankan untuk dimintai keterangan. Sementara lima debt collector lain yang diduga terlibat penyanderaan berhasil kabur dan masih diburu petugas.

“Pelaku ada lima, kami kejar. Ini sangat meresahkan, apalagi korbanya anak di bawah umur,” ujar Aryono.

Sementara itu, saat ditemui di Polsek Palmerah, Jumat malam, RI masih tampak shock. Kelopak matanya tampak lebam. Baju dan roknya terlihat sudah kusut. Siswi SMP itu terus menangis histeris. Sesekali RI memeluk sang ibu. “Anak saya masih trauma mas,” ucap Nining.

Dia mengatakan, persoalan ini bermula dari tunggakan cicilan motor. Nining mengakui memang memiliki tunggakan cicilan selama tiga bulan. Namun dia tidak terima dengan cara yang dilakukan oleh pelaku.

"Sudah tinggal tiga bulan lagi cicilannya, saya sudah bayar 31 bulan. Cuma enggak seperti ini caranya. Silakan motor diambil, ini engak ada etika, anak masih di bawah umur," kata dia.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto