Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!
Advertisement . Scroll to see content

IKAPPI : Pedagang Pasar Positif Covid-19 Capai 1.392 Orang, 55 Meninggal

Rabu, 23 September 2020 - 01:49:00 WIB
IKAPPI : Pedagang Pasar Positif Covid-19 Capai 1.392 Orang, 55 Meninggal
Ilustrasi, tes Covid-19 terhadap pedagang di pasar tradisional. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pedagang pasar yang terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) terus bertambah. Bahkan, penambahannya cukup signifikan selama beberapa pekan ini.

Ketua Bidang Infokom Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Reynaldi Sarijowan mengatakan, sejumlah pasar terpaksa ditutup sementara karena ditemukan pedagang positif Covid-19.

“Total ada 1.392 pedagang pasar terpapar virus corona,” ujar Reynadli di Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Dia menuturkan, kasus pedagang pasar yang meninggal dunia karena Covid-19 mencapai 55 orang. Jumlah tersebut bertambah 8 orang jika dibandingkan data pekan lalu, yaitu 47 pedagang yang meninggal karena Covid-19.

“Kasus tersebut terdapat di 27 provinsi, 97 kabupaten kota dan terjadi di 244 pasar,” tuturnya.

Dia mendorong pemerintah daerah lebih fokus terhadap protokol kesehatan dan memperkuat tes Covid-19 di seluruh pasar Indonesia. Menurutnya, provinsi yang sudah melaksanakan tahapan tes Covid-19 untuk pedagang baru di DKI Jakarta, Sumatera Barat, Yogyakarta.

Selain itu, dia juga meminta agar pemerintah pusat dan daerah dapat memberikan stimulus kepada para pedagang agar pasar tradisional tetap bertahan. Menurutnya, pasar harus tetap berjalan sebagai penopang perekonomian daerah dan pusat distribusi pangan rakyat.

“Kami juga mendapati ada penurunan omzet pedagang 55 -70 persen seluruh Indonesia, kami meminta kepada pemerintah untuk menjadikan pasar tradisional sebagai pusat pondasi perekonomian lokal atau perekonomian daerah sehingga kita bisa menjaga agar pasar dan perekonomian terus tumbuh,” katanya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut