Jadi Klaster Baru Penularan Covid-19, Pasar Cileungsi Ditutup Sementara
BOGOR, iNews.id - Pasar Cileungsi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat menjadi klaster baru penyebaran covid-19 setelah empat pedagang dinyatakan positif covid-19. Bahkan salah satu di antaranya telah meninggal dunia yaitu pedagang daging.
Sementara tiga pedagang lain di Pasar Cileungsi yang dinyatakan positif covid-19 yaitu penjual ikan asin dan dua penjual buah. Kabar terkini istri dan saudara pedagang daging yang meninggal karena covid-19 dinyatakan positif tertular.
"Tambahan dua kasus positif yaitu perempuan usia 23 tahun dan laki-laki usia 17 tahun merupakan istri dan saudara pedagang Pasar Cileungsi yang beberapa waktu lalu meninggal. Hasil tes swab keduanya baru keluar setelah menunggu dua pekan," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah, Minggu (31/5/2020).
Untuk mengatasi penyebaran lebih luas, Pemerintah Kabupaten Bogor telah menutup sementara pasar tersebut. Selain itu seluruh pedagang akan diperiksa melalui tes swab dan Pemkab Bogor akan melakukan sterilisasi pasar.
"Sudah diumumkan kepada pedagang Pasar Cileungsi sudah ditutup sementara, penutupan dilakukan PD Pasar Tohaga," katanya.
Hingga hari ini Pemkab Bogor menyatakan penularan covid-19 belum mereda atau melandai, Cileungsi kini menjadi kecamatan dengan penyumbang kasus covid-19 terbanyak di Kabupaten Bogor dengan 35 pasien, menyalip Kecamatan Gunung Putri dengan 30 kasus.
Editor: Rizal Bomantama