Jakarta Panas Terik, Pemkot Jakbar Minta Masyarakat Tak Bakar Sampah Sembarangan
JAKARTA, iNews.id - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Pemerintah Kota Jakarta Barat meminta masyarakat tidak membakar sampah sembarangan saat musim panas terik ini. Pasalnya, ada potensi perambatan api saat membakar sampah di saat suhu sedang sangat terik.
Kasie Ops Sudin PKP Jakarta Barat Sjukri Bahanan mengatakan, jika memang hendak membakar sampah di luar, maka masyarakat harus mengawasi hingga apinya padam.
"Karena di beberapa kasus kemarin, akibat kebakaran sampah ditinggalin malah merembet ke rumah warga," kata Sjukri, Selasa (10/5/2022).
Menurut Sjukri, memang lebih baik mengurangi aktivitas pembakaran di luar. Terlebih saat ini kondisi di Jakarta sedang memasuki cuaca panas.
Suhu Panas Terik, Waspadai Munculnya Gejala Penyakit Ini
Selain itu, Sjukri juga mengimbau masyarakat tidak lagi membuang putung rokok di jalanan.
"Ya kadang ada yang di pinggir jalan, ada pohon tumbuh-tumbuhan kan sering ada pengendara naik motor buang puntung rokok di jalan, itu biasanya sering jadi (kebakaran)," ungkapnya.
Kondisi panas terik memang dirasakan di sejumlah wilayah di Indonesia beberapa hari terakhir ini. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan pemicu suhu udara terik tersebut.
BMKG menjelaskan, posisi semu matahari saat ini sudah berada di wilayah utara ekuator yang mengindikasikan sebagian wilayah Indonesia akan mulai memasuki musim kemarau. Tingkat pertumbuhan awan dan fenomena hujan akan sangat berkurang, sehingga cuaca cerah pada pagi menjelang siang hari akan cukup mendominasi.
"Dominasi cuaca yang cerah dan tingkat perawanan yang rendah tersebut dapat mengoptimumkan penerimaan sinar matahari di permukaan bumi, sehingga menyebabkan kondisi suhu yang dirasakan oleh masyarakat menjadi cukup terik pada siang hari," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, dalam keterangannya, Minggu (8/5/2022).
Editor: Reza Fajri