Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pegawai RSPAU Dibunuh di Bekasi, Pelaku Diduga Ingin Rampas Harta Korban
Advertisement . Scroll to see content

Jalur Sepeda Kota Bekasi Akan Diperpanjang hingga Kalimalang

Minggu, 22 November 2020 - 09:35:00 WIB
Jalur Sepeda Kota Bekasi Akan Diperpanjang hingga Kalimalang
Jalur sepeda di Kota Bekasi akan diperpanjang hingga Kalimalang. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan memperpanjang jalur khusus pesepeda yang ada di Jalan Ahmad Yani hingga Jalan KH Noer Ali di Kalimalang. Jalur sepeda yang ditempatkan di samping trotoar rencananya direalisasikan tahun 2021-2022.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Teguh Indrianto mengatakan jalur tersebut nantinya bisa dilalui pesepeda setiap hari. Berbeda dengan jalur di Jalan Ahmad Yani yang hanya bisa dipakai saat car free day (CFD).

"Kami juga sudah koordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ),” kata Teguh di Bekasi, Minggu (22/11/2020).

Menurut dia, perpanjangan jalur itu dilakukan dengan manajemen dan rekayasa lalu lintas (lalin). Dua lajur lalin paling kanan diperuntukkan bagi kendaraan bermotor dan lajur lainnya untuk pesepeda.

"Karena antusiasme pesepeda sangat tinggi di Bekasi, jadi kita akan perpanjang hingga Kalimalang,” ujarnya.

Namun menurutnya pemerintah mempunyai opsi lain terkait pengadaan jalur sepeda antara lain melintasi Jalan Cut Meutia di Bekasi Timur dan Jalan Jendral Sudirman hingga Jalan Sultan Agung. Pemerintah daerah masih terus melakukan kajian terkait aturan tersebut.

"Prioritas jalan nasional dibangun track sepeda,” ucapnya.

Hingga saat ini, pembangunan jalur sepeda memang baru dilakukan di kawasan Jalan Ahmad Yani. Jalur tersebut akan dibangun sepanjang 2,6 kilometer mengarah ke kawasan BCP dengan lebar jalur sepeda itu mencapai 1,5 meter. Jalur akan dicat warna hijau dan dilengkapi dengan beberapa marka jalan hingga terlihat jelas batasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Dadang Ginanjar menambahkan, pengembangan jalur sepeda di Kota Patriot ini juga akan diubah. Di mana tadinya jalur sepeda ditempatkan di tengah median menjadi di sisi bahu jalan sebelah trotoar.

”Berdasarkan peraturan Kementerian Perhubungan, lebar jalur sepeda mencapai 1,5 meter,” katanya.

Kemudian cat jalurnya berwarna hijau dengan bahan termoplastik atau coldplastik. Namun, pemerintah akan memasang termoplastik karena harganya lebih terjangkau dibandingkan coldplastik.

"Nantinya akan dibuat dari simpang kantor pemerintah hingga ke BCP lalu kita naikin lagi dari flyover sampe ke Jalan Ahmad Yani,” ujarnya.

Apabila tak ada aral melintang, pengembangan jalur sepeda akan terus diperpanjang hingga 2022. Dalam waktu dekat, tepatnya pada 2021, jalur akan disambung oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dari simpang BCP ke Jalan Cut Meutia serta Jalan Sudirman Sultan Agung ke arah Harapan Indah.

”Tahun depan nanti disambung sama BPTJ dari BCP sampai dengan Jalan Cut Meutia dan atau Sudirman Sultan Agung ke arah Harapan Indah, itu akan jadi tahap pertama,” ucapnya.

Jalan KH Noer Ali (Kalimalang) yang merupakan jalan rintisan nasional juga akan dibidik sebagai jalur sepeda apabila proyek Tol Becakayu sudah rampung. Untuk itu, pembuatan jalur sepeda menjadi prioritas di 2022 sambil menunggu kesiapan lahannya.

”Kalau jalannya sudah menjadi jalan nasional. Karena sekarang masih ada proyek Tol Becakayu, Jalan KH Noer Ali itu akan menjadi rintisan jalan nasional. SK-nya lagi dibuat sama Kementerian PUPR tapi belum ditanda tangani,” ucapnya.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut