DEPOK, iNews.id - Pemilih yang tidak memberikan hak suaranya atau sering disebut golongan putih (golput) di Pilkada 2020Depok, Jawa Barat masih tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah suara golput yang lebih tinggi daripada perolehan dua pasangan calon (paslon).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok mencatat jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya pada Pilkada 9 Desember 2020 sebanyak 462.720 orang. Sedangkan perolehan suara pemenang Pilkada Depok yaitu Mohammad Idris-Imam Budi Hartono hanya 415.657 atau selisih sebanyak 47.063 suara.
KPU Depok Gelar Rekapitulasi Hasil Pilkada 2020 Hari Ini
Dan total suara tidak sah sebanyak 29.391. Jika dikalkulasi jumlah golput dan suara tidak sah sebanyak 492.111.
Jumlah ini hampir separuh dari total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.240.457. Catatan KPU Depok, Jumlah pengguna hak pilih 777.737 orang.
Kalah Versi Quick Count, PDIP Optimistis Pradi-Afifah Unggul di Real Count Pilkada Depok
Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna mengatakan secara umum tingkat partisipasi pemilih di Pilkada Depok 2020 meningkat. Dia menjelaskan Depok memang punya riwayat tingkat partisipasi pemilih yang rendah. Pada Pilkada Depok 2010, tingkat partisipasi pemilih hanya di kisaran 54 persen, lalu jadi 56 persen pada 2015.
"Saat ini (Pilkada 2020 Depok), kita berada di tingkat partisipasi 62,79 persen. Itu adalah rekor tertinggi selama pilkada terjadi,” katanya di Depok, Rabu (16/12/2020).