Kabareskrim, Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Pantau Langsung Aksi Omnibus Law
JAKARTA, iNews.id - Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman meninjau langsung aksi unjuk rasa Selasa (13/10/2020). Aksi yang menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja itu berpusat di kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
Massa aksi kali ini tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI. Berdasarkan pantauan, ketiga pejabat tersebut tiba di lokasi demo pukul 14.34 WIB.
Ketiganya nampak memerhatikan massa dan melihat sekeliling memastikan aksi berjalan dengan kondusif. Bahkan Pangdam Jaya Dudung sempat menaiki beton pembatas massa aksi untuk melihat jelas kondisi di lapangan.
Tak ada kata yang disampaikan dari ketiganya. Mereka hanya melihat-lihat dan sesekali berbincang kecil sesama anggota yang tengah berjaga di lokasi.
Demo Omnibus Law, Kawasan Pertokoan Glodok Tutup
Sementara Kabareskrim Polri Listyo menyempatkan diri untuk menaiki jembatan penyeberangan guna melihat lebih jelas massa yang ikut dalam aksi tersebut. Hingga saat ini demontrasi menolak UU Cipta Kerja masih berlangsung.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana menjamin keamanan di wilayah Ibu Kota dan sekitarnya dari kemungkinan terjadi kericuhan saat berlangsung unjuk rasa. "Kami akan jamin keamanan di Ibu Kota ini khususnya Jakarta dan sekitarnya, kami sudah siapkan anggota di sekitar Istana, Gedung DPR, kemudian perkantoran maupun sentra ekonomi," katanya di kawasan Monas, Selasa.
Buruh Demo Tolak UU Ciptaker, Prabowo: Kalau Terlalu Kencang Pengusaha Pindah
Polda Metro Jaya bersama dengan TNI telah menyiapkan 12.000 personel gabungan yang dikerahkan untuk mengamankan objek vital Jakarta dan sekitarnya dari potensi anarkis yang dipicu provokasi oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Lokasi-lokasi lain jelas kami amankan, selain di istana kami ada sentra perkantoran, sentra pertokoan kami amankan itu, jangan sampai ada provokasi ataupun ada kelompok-kelompok anarkis," katanya.
Demo UU Cipta Kerja di Jakarta, Polda Metro Jamin Keamanan Warga
Editor: Djibril Muhammad