Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pramono Ungkap Isi Pembicaraan dengan Wali Kota New York Zohran Mamdani, Bahas Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Kali Kebon Melati Jakpus bakal Ditata Mulai 2027, Pramono Pastikan Warga Tak Digusur

Senin, 28 September 2026 - 13:35:00 WIB
Kali Kebon Melati Jakpus bakal Ditata Mulai 2027, Pramono Pastikan Warga Tak Digusur
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tak ada penggusuran dalam penataan Kali Kebon Melati, Jakpus. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan kawasan Anak Kali Krukut, Kali Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat akan ditata mulai 2027. Penataan tersebut dilakukan tanpa menggusur warga. 

Menurut Pramono, penataan mencakup pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), turap, hingga penghijauan sepanjang 2,3 kilometer. Keputusan itu diambil setelah Pramono meninjau langsung proses penggalian Kali Kebon Melati pada Senin (28/9/2026). 

"Tadi akhirnya saya sudah memutuskan bahwa penanganan ini tidak bisa lagi hanya sekadar untuk menggali, karena saya melihat kalau ini hanya digali, pasti nanti akan kembali, walaupun ini sudah hampir 60 tahun tidak pernah digali," kata Pramono kepada wartawan, Senin (28/9/2026).

Eks Sekretaris Kabinet ini mengatakan penataan akan dilakukan secara menyeluruh. Bagian kiri dan kanan kali akan dibuat turap, sedangkan fasilitas MCK yang selama ini tersedia secara parsial akan ditata secara khusus.

"Nanti kiri-kanannya dibuat turap, kemudian MCK yang selama ini masih bersifat parsial di sini nanti akan ditata secara khusus, kemudian turapnya dibuat, dan sepanjang 2,3 kilometer saya sudah minta juga dihijaukan," ungkap Pramono.

Politikus PDIP tersebut mengatakan penataan kawasan Anak Kali Krukut ditujukan untuk menyelesaikan persoalan lingkungan dan permukiman yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Kawasan itu juga direncanakan menjadi ruang percontohan untuk publik.

Di sisi lain, Pramono meminta masyarakat ikut menjaga hasil penataan. Salah satu hal yang ditekankan adalah kebiasaan membuang sampah ke sungai.

"Percuma kita lakukan perbaikan kalau kemudian habit atau tabiat membuang sampah di sungai itu masih ada, dan itu akan membuat sungainya juga dengan cepat akan tersumbat kembali," sambung dia.

Program penataan kawasan permukiman Anak Kali Krukut ditargetkan mulai berjalan pada 2027. Pramono menegaskan pembangunan tersebut tidak disertai penggusuran warga yang telah lama tinggal di kawasan itu.

"Karena ini masyarakat tinggal di sini rata-rata sudah puluhan tahun, dan tentunya hampir sebagian juga mata pencariannya di dekat ini, karena penataan kawasan, tidak kita lakukan penggusuran," ujar Pramono.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut