Kapasitas Fasilitas Isolasi Pasien Covid-19 di Jaksel Tersisa 25 Persen
JAKARTA, iNews.id - Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, M Helmi menyebut kapasitas tempat tidur di rumah sakit Jakarta Selatan bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi tersisa 25 persen. Dia menyebut total jumlah tempat tidur di rumah sakit di Jakarta Selatan untuk pasien isolasi Covid-19 mencapai 1.773 unit.
Hal itu disampaikan Helmi dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tahap 2 di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (16/2/2021).
"Ketersediaan tempat tidur untuk isolasi 1.773 unit, untuk ICU 282 tempat tidur," kata Helmi.
Dia menjelaskan dari 1.773 tempat tidur untuk pasien isolasi, 75 persen atau sebanyak 1.329 unit di antaranya sudah terisi. Artinya tersisa 25 persen atau 443 tempat tidur bagi pasien isolasi.
Kasus Covid-19 Tambah 10.029 Orang, Jawa Barat Terbanyak Tembus 4.000 Pasien
Sementara itu, tempat tidur bagi pasien Covid-19 di ruang ICU sudah terisi 69 persen atau tersisa 87 unit. Meski begitu, Helmi menyebut keterisian tempat tidur pasien Covid-19 mengalami penurunan selama Februari 2021.
"Secara total memang terjadi penurunan, dan berdasarkan data yang kami dapat dari Dinkes, alhamdulillah semua wilayah terjadi penurunan. Namun demikian kita juga harus tetap antisipasi supaya tidak terjadi lonjakan kasus," ujar dia.
Kemudian Pemkot Jakarta Selatan juga telah menambah tiga rumah sakit sebagai rujukan pasien Covid-19. Tiga rumah sakit tersebut ialah RS Setia Mitra Cilandak; RS Petukangan di Pesanggrahan; dan RS Jakarta Medical Center (JMC) Pancoran.
Dengan penambahan itu, jumlah RS rujukan pasien Covid-19 menjadi 23 unit. Ketiga rumah sakit rujukan tersebut mengajukan diri sebagai rumah sakit rujukan pasien Covid-19.
"Di antara rumah sakit yg dulunya belum jadi rumah sakit rujukan, nah ini mengajukan diri ke Dinas Kesehatan. Selain itu juga ada imbauan dari Dinas Kesehatan agar masing-masing rumah sakit mengantisipasi," katanya.
Editor: Rizal Bomantama