Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Anggota Satpol PP Lapor Polisi usai Dipukul Pekerja Proyek di Bulungan Jaksel
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Bentrokan Satpol PP dan Pekerja Proyek di Jaksel Berujung Damai, Korban Pemukulan Cabut Laporan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:39:00 WIB
Kasus Bentrokan Satpol PP dan Pekerja Proyek di Jaksel Berujung Damai, Korban Pemukulan Cabut Laporan
Viral bentrokan Satpol PP dengan pekerja proyek di Bulungan, Jaksel (Dok. Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kasus bentrokan antara petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan pekerja proyek ketika penertiban parkir liar di Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, berujung damai. Kesepakatan damai itu terjadi setelah korban dari pihak Satpol PP mencabut laporan polisi (LP) setelah kedua belah pihak yang difasilitasi pihak kepolisian bertemu dalam ruang mediasi.

"Itu dari korbannya sudah cabut laporan. Kemarin mereka berdamai, mediasi di polsek, kami fasilitasi,” kata Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Nugrahadi Kusuma saat dikonfirmasi, Rabu (14/10/2026).

Meski tidak dijelaskan detail alasan korban mencabut laporan, tetapi Nugrahadi menyebut pihak terlapor telah menyanggupi untuk menanggung biaya pengobatan dan kebutuhan lainnya. 

"Nah, itu tanya ke pihak korbannya. Yang jelas biaya pengobatan dan segala macam dari perwakilannya ada yang mediasi sama mereka, sama korban, didampingi kami juga,” ujarnya.

Atas keputusan cabut laporan tersebut, Nugrahadi mengatakan penyelidikan kasus telah dihentikan. Kedua belah pihak pun telah saling memaafkan atas peristiwa cekcok yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Iya, setop. Detail alasan cabut laporannya tanya korban ya. Yang jelas diselesaikan saling memaafkan,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jakarta Pramono Anung meluruskan informasi mengenai pemicu bentrokan. Menurutnya, insiden tersebut bukan bermula dari penertiban pedagang nasi yang biasa berjualan untuk para pekerja proyek, melainkan dari operasi penertiban yang dilakukan petugas Dinas Perhubungan (Dishub).

“Mereka bukan seperti yang digambarkan melakukan penertiban terhadap pedagang atau pun ibu yang biasa berjualan di sana. Ini rentetannya adalah penertiban yang dilakukan oleh Dishub sehingga tidak ada kaitannya dengan itu,” kata Pramono.

Dia menjelaskan, petugas awalnya menertibkan pedagang kaki lima (PKL) dan kendaraan yang parkir sembarangan karena menggunakan lahan tidak sesuai peruntukannya hingga mengganggu ketertiban masyarakat. Operasi kemudian berlanjut ke area Kolam Renang Bulungan, termasuk penindakan cabut pentil terhadap kendaraan yang parkir sembarangan.

Pramono menyebut situasi memanas setelah sejumlah pekerja proyek diduga memprovokasi petugas hingga terjadi bentrokan. Petugas Dishub sempat mundur untuk menghindari keributan, tetapi sejumlah orang disebut tetap mengejar dan melakukan kekerasan terhadap petugas, termasuk anggota Satpol PP yang mengalami luka akibat hantaman helm.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut