Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Ada Intel saat Anies Makan di Warung Soto Karanganyar, Endingnya Foto Bareng
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Covid-19 Jakarta Naik Lagi, RS Rujukan Mulai Penuh

Minggu, 22 November 2020 - 21:46:00 WIB
Kasus Covid-19 Jakarta Naik Lagi, RS Rujukan Mulai Penuh
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: BNPB).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan kasus Covid-19 di DKI Jakarta kembali menunjukkan peningkatan dalam dua pekan terakhir. Imbasnya keterpakaian tempat tidur isolasi juga meningkat.

Pemprov DKI Jakarta mencatat persentase keterpakaian tempat tidur isolasi harian (ruang rawat inap) maupun ruang ICU di 98 RS Rujukan Covid-19 di DKI Jakarta mulai terjadi peningkatan. Hal ini terjadi dalam sepekan terakhir.

Tingkat keterpakaian ruang tempat tidur isolasi harian (ruang rawat inap) secara berturut-turut tiap pekan yaitu 66 persen (10/10/2020), 63 persen (17/10/2020), 59 persen (24/10/2020), dan 54 persen (31/10/2020).

Kemudian, 56 persen (7/11/2020), 63 persen (14/11/2020) dan 73 persen (21/11/2020). Adapun tingkat keterpakaian ruang ICU secara berturut-turut adalah 67 persen (10/10/2020), 66 persen (17/10/2020), 62 persen (24/10/2020), 59 persen (31/10/2020), 60 persen (7/11/2020), 68 persen (14/11/2020), dan 70 persen (21/11/2020).

"Berdasarkan data tersebut, tingkat keterisian tempat tidur RS untuk perawatan pasien kasus terkait Covid-19 di DKI Jakarta mulai terjadi peningkatan selama dua pekan terakhir. Saat ini dari 6.012 tempat tidur isolasi, sebanyak 4.417 atau 73 persen sudah terisi,” kata Anies, Minggu (22/11/2020).

Di sisi lain, kata dia, keterpakaian ruang ICU sudah mencapai 70 persen atau 591 sudah terisi dari 841 kapasitas maksimalnya. Dia mengingatkan, Covid-19 merupakan penyakit menular yang bukan hanya dilihat soal tingkat kesembuhannya yang tinggi, tapi juga penularannya yang begitu mudah dan masif.

Jika masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan, tingkat penularan rendah dan ujungnya tidak akan membebani sistem kesehatan.

Anies pun mengajak masyarakat melindungi seluruh tenaga medis dan tenaga kesehatan sebagai garda pertahanan terakhir. Garda terdepan untuk mengentaskan penyakit ini tak lain semua masyarakat dengan menekan angka penularan.

“Tetap disiplin protokol kesehatan. Laporkan bila terjadi pelanggaran. Jangan ragu untuk menghubungi kami bila mengalami gejala atau merasa terpapar," ujarnya.

Berikut data 98 RS Rujukan Covid-19 di Jakarta per 21 November 2020:

- 19 RSUD memiliki total ruang isolasi 1554 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 68 persen dan total ruang ICU 230 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 75 persen.
- 9 RS Vertikal Kemenkes memiliki total ruang isolasi 652 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 63 persen dan total ruang ICU 165 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 75 persen.
- 6 RS TNI/Polri memiliki total ruang isolasi 796 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 73 persen dan total ruang ICU 130 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 43 persen.
- 6 RS BUMN/Kementerian lain memiliki total ruang isolasi 745 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 73 persen dan total ruang ICU 143 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 76 persen.
- 58 RS Swasta memiliki total ruang isolasi 2265 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 81 persen dan total ruang ICU 173 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 75 persen.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut