Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Hebat 5 Rumah di Jambi, Pemilik Syok
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Pabrik Helm di Bogor, Karyawan Panik Berhamburan ke Luar

Senin, 30 Maret 2026 - 16:30:00 WIB
Kebakaran Pabrik Helm di Bogor, Karyawan Panik Berhamburan ke Luar
Kebakaran hebat melanda pabrik helm milik PT SMK di Kampung Nawing, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (30/3/2026) siang. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

BOGOR, iNews.id - Kebakaran hebat melanda pabrik helm milik PT SMK di Kampung Nawing, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (30/3/2026) siang. Dalam peristiwa ini, empat bangunan di area pabrik hangus terbakar.

Kobaran api membuat ratusan karyawan panik dan berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Api diduga pertama kali muncul dari area penyemprotan atau pengecatan helm di dalam ruang produksi.

Banyaknya bahan mudah terbakar di lokasi membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan. Asap hitam pekat terlihat membubung tinggi, menandakan besarnya kebakaran yang terjadi.

Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, terdiri dari enam unit dari Kabupaten Bogor dan dua unit dari BPBD Tangerang.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa mengatakan bahwa upaya pemadaman terkendala besarnya kobaran api, material mudah terbakar, serta keterbatasan sumber air di lokasi.

"Alhamdulillah api sudah terkendali. Penyebab kebakaran masih dalam kegiatan investigasi," ujar Yudi di lokasi.

Hal serupa disampaikan Kepala Desa Sukamulya, Ikhwan Nur Arifin. Dia yang menyebut api cepat menyebar karena kondisi pabrik yang dipenuhi bahan mudah terbakar.

"Api dengan cepat membesar karena di sini banyak bahan-bahan yang mudah terbakar," kata Ikhwan.

Berdasarkan keterangan sementara dari karyawan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari kompresor di bagian pengecatan helm.

Petugas berjibaku selama hampir empat jam untuk mengendalikan api. Hingga kini, proses pendinginan masih berlangsung untuk mencegah api kembali menyala.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut