Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BNN Buru 3 WNA usai Gerebek Pabrik Narkoba di Apartemen Jakut
Advertisement . Scroll to see content

Kematian 3 Orang Sekeluarga di Jakut Masih Misteri, Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan Zat Beracun

Senin, 05 Januari 2026 - 10:54:00 WIB
Kematian 3 Orang Sekeluarga di Jakut Masih Misteri, Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan Zat Beracun
Ilustrasi kematian keluarga di Warakas, Jakarta Utara masih menjadi misteri. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polisi belum mengungkap penyebab kematian keluarga di rumah kontrakan kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut). Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan zat beracun.

"Untuk penyebabnya masih dianalisa," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno kepada awak media, Senin (5/1/2026).

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berada pada hasil pemeriksaan toksikologi dari tim kedokteran forensik yang hingga kini belum diterima pihak kepolisian. Toksikologi merupakan ilmu tentang zat beracun yang berbahaya. 

"Iya (masih menunggu hasil toksikologi), itu belum tahu kapan keluar dan bisa diungkap," ujarnya.

Meski begitu, Onkoseno menegaskan pihaknya tetap berkomitmen melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna mengungkap peristiwa tersebut hingga tuntas.

Sebelumnya, satu keluarga ditemukan tewas di dalam rumah kontrakannya pada Jumat (2/1/2026). Dari empat anggota keluarga, tiga di antaranya meninggal dunia, sementara satu orang lainnya dilarikan ke rumah sakit (RS) untuk mendapat perawatan. 

Penemuan tragis ini pertama kali viral di media sosial melalui akun Twitter/X @wongdalang, yang membagikan kronologi awal kejadian.

Adapun ketiga korban tersebut masing-masing yakni, Siti Solihah (50), Afiah Al Adilah Jamaludin (27), dan Adnan Al Abrar Jamaludin (13). Sementara satu anggota keluarga lainnya, Abdullah Syauqi Jamaludin (22), berhasil selamat dan hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut