KemenPUPR Akan Perbaiki Jalan yang Ambles di Kota Bogor
BOGOR, iNews.id - Ruas Jalan Soleh Iskandar tepatnya di underpass Tol BORR, Kota Bogor ambles. Penyebab amblesnya jalan nasional itu karena tembok penahan tanah sudah tidak kuat menahan beban jalan.
"(Penyebab) penurunan tanah, karena ada dinding penahan tanah sudah tidak kuat, tanahnya turun kemudian jalannya turun. Dan akan dicek, apakah dinding penahanya masih kuat," kata Kepala Staf PPK 5.2 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta-Jawa Barat KemenPUPR Arimi Indira kepada wartawan di lokasi, Selasa (31/8/2021).
Indira menyebut, penurunan tanah terjadi secara bertahap sejak tahun 2017. Saat ini, penurunan sudah mencapai kedalaman kurang lebih 60 centimeter. "Penurunan tanah sekitar 60 centimeter," jelasnya.
Tim teknis dari KemenPUPR akan mendatangi ke lokasi untuk memeriksa lebih lanjut kondisi jalan tersebut. Termasuk menganggarkan perbaikan jalan secara permanen kemungkinan pada tahun 2022.
Video Viral Belasan Makam Pasien Covid-19 Ambles setelah Hujan Deras
"Kami akan memasang plat baja, sehingga beban kendaraan akan dibantu plat baja. Membantu, mengurangi beban dinding penahan tanah. Kemudian penanganan permanen, bisa dilaksanakan 2022 sedang diajukan. Nanti juga siang tim teknis kami akan melihat lebih lanjut penangananya apakah akan dilaksanakan tahun ini atau tahun depan," tutur Indira.
Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto mengatakan sebenarnya rencana perbaikan jalan yang amblas itu sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu. Tetapi, pada pantauan di lapangan terjadi penurunan tanah yang lebih tajam dari perkiraan sehingga butuh penanganan lebih dini.
Video Tanggul Sungai Cimanuk Ambles dengan Kedalaman 4 Meter
"Jadi harus dilakukan pengamanan, jalan yang paling pinggir, agar tidak terjadi korban. Kedua, akan dilakukan langkah sementara dulu untuk bisa meratakan jalan dan akan diusulkan tahun 2022 untuk segera dilakukan perbaikan," ucap Atang.
Hasil pantauannya, terlihat kondisi di bawah jalan yang merupakan Kali Cipakancilan ada keretakan tanggul penahan tanah. Dikhawatirkan apabila jalan terus dilintasi oleh beban berat ditambah guyuran hujan akan semakin memperparah kondisinya.
"Ada keretakan tanggul penahan tanah, dan mudah-mudahan bisa diselesaikan. Karena, ini kewenangan pusat, pasti mereka tidak tinggal diam untuk masalah ini. Secara kasat mata tanggul penahan tanah sudah ada doyong ke luar dan ada retakan. Sedangkan beban jalan berat sehingga tanah bergeser. Intinya, PUPR Pusat sudah turun tangan dan akan segera dilakukan langkah darurat untuk penanganan sementara. Tahun 2022 bisa dianggarkan untuk perbaikan secara menyeluruh," bebernya.
Di samping itu, pihaknya akan berupaya membantu Pemkot Bogor untuk berkoorinasi dengan pemerinta pusat. Agar, perbaikan jalan ini segera terlaksana dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Dari Pemkot kita minta agar laju paling kiri diamankan agar tak dilalui dan dibuat parkir kendaraan. Intinya DPRD akan membantu Pemkot, berkoordinasi dengan pemerintah pusat (PUPR). Atau kami juga akan berkoordinasi dengan Komisi 5 DPR RI agar menjadi perhatian serius," tutup Atang.
Editor: Faieq Hidayat