Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir
Advertisement . Scroll to see content

Keributan Rumah Tangga Berujung Maut di Mampang, Suami Tewas Ditusuk Istri

Senin, 17 Agustus 2020 - 23:59:00 WIB
Keributan Rumah Tangga Berujung Maut di Mampang, Suami Tewas Ditusuk Istri
Polisi memeriksa tempat kejadian perkara penganiayaan berat yang dilakukan istri kepada suami di Jalan Bangka VIIIC, RT 013/RW 012, Mampang Prapatan, Kota Jakarta Selatan, Senin (17/8/2020) (Foto: Antara/ Dok. Polsek Mampang Prapatan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Keributan rumah tangga berujung maut di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. Dalam peristiwa itu, Hendra Supena tewas di tangan istrinya, RK.

Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Sujarwo mengatakan, keributan dalam rumah tangga tersebut terjadi Minggu (16/8/2020) pukul 09.00 WIB bertempat di kontrakan Jalan Bangka VIIIC, RT 013/RW 12, Kelurahan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

"Awalnya suami minta uang kepada istrinya, istrinya marah, cekcok, suaminya mukul istri," ujar Sujarwo di Jakarta, Senin (17/8/2020).

Dia menuturkan, pelaku tidak memenuhi keinginan suaminya karena tidak bekerja lagi sebagai pelayan setelah di PHK akibat wabah virus corona (Covid-19).

Menurutnya, perempuan beranak 3 itu sudah 5 bulan mengganggur, sedangkan sang suami yang dinikahi secara siri bekerja serabutan, kadang menjadi juru parkir.

Kesal permintaannya tidak dipenuhi, suami pelaku marah dan terjadi cekcok. Saat itu suaminya membawa sebilah pisau dapur. "Ini kadang-kandang yang diduga mengakibatkan ekonominya tidak stabil, sering marah-marah suaminya," ucapnya.

Usai memukul, korban mengancam pelaku menggunakan pisau yang dibawa. "Memang mukul duluan suaminya, namun sebilah pisau sudah dikuasai istrinya. Untuk pendalaman lagi kami harus lakukan pendalaman untuk memastikan motif-motif tersebut," katanya.

Pelaku, kata dia beralasan terpaksa menusuk suami karena membela diri saat dipukul. Setelah mendapat tusukan pada bagian dada, korban sempat mengejar pelaku yang berlari ke rumah orang tuanya berjarak 200 meter dari kontrakannya.

Selang beberapa lama kemudian, korban pingsan di rumahnya. Orang tuanya kemudian membawa korban ke puskesmas dan tidak tahu anaknya mengalami luka tusukan.

Pihak Puskesmas kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mampang Prapatan. "Lukanya kecil dibagian dada, tapi terjadi penggupalan darah karena tidak langsung ditangani medis, akibatnya korban meninggal dunia. Dan hasil visum menyatakan korban meninggal akibat perlukaan," katanya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut