Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nestapa Cucu Mpok Nori, Alami KDRT hingga Tewas Dibunuh Mantan Suami Sendiri
Advertisement . Scroll to see content

Kesaksian Tetangga soal Sosok Pembunuh Cucu Mpok Nori Sangat Mengejutkan, Ini Katanya!

Senin, 23 Maret 2026 - 15:19:00 WIB
Kesaksian Tetangga soal Sosok Pembunuh Cucu Mpok Nori Sangat Mengejutkan, Ini Katanya!
Ketua RT di wilayah rumah cucu Mpok Nori. (Foto: Ravie Wardani)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kematian tragis yang menimpa cucu Mpok Nori, Dwintha Anggary, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat. Terduga pelaku, Fuad, yang merupakan mantan suami siri almarhumah kini telah diamankan pihak kepolisian. 

Ketua RT setempat, Nurgiyanto, membeberkan perilaku sehari-hari Fuad sebelum peristiwa mengenaskan itu terjadi. Menurutnya, pelaku yang merupakan warga negara asing (WNA) asal Irak tersebut tidak menunjukkan gelagat yang mencurigakan sesaat sebelum kejadian.

"Kalau untuk kecurigaan sama sekali tidak ada, karena kan memang selama ini walaupun memang dia sudah pisah dari istrinya, dia tinggal ngontrak di sini juga. Tidak ada hal-hal yang mencurigakan," ujar Nurgiyanto di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Senin (23/3/2026). 

Bahkan, Nurgiyanto sempat berpapasan dengan pelaku sehari sebelum jenazah korban ditemukan. Saat itu, pelaku masih bersikap sopan. Dalam kesehariannya, pelaku juga dikenal sebagai pribadi yang tampak biasa saja. Namun, komunikasi antara warga dan pelaku memang terbatas karena kendala bahasa. 

"Pada dasarnya sih orangnya terlihat baik, terlihat biasa, cuma memang kan kami ini terkendala sama komunikasi bahasa. Bahasa Inggrisnya juga bahasa Inggris gimana gitu kan, dan bahasa Arabnya seperti apa gitu, kami ngomong Jawa langsung pun dia juga nggak paham," kata Nurgiyanto.

Di sisi lain, rumah tangga pelaku dan korban diketahui telah menyimpan konflik berkelanjutan. Sebulan sebelum pembunuhan, pelaku bahkan disebut pernah melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) hingga upaya bunuh diri karena menolak diceraikan. 

"Istrinya minta cerai karena kan sudah berkali-kali ditalak ya. Nah, si mantannya ini nggak terima, dia melukai dirinya sendiri. Ya orang perempuan di sini kan takut, ibunya, dia bawa-bawa senjata tajam, takut mungkin mertuanya diancam makanya langsung lapor ke Polsek," pungkasnya.

Sebagai informasi, pelaku dilaporkan telah berhasil ditangkap oleh pihak Polda Metro Jaya saat mencoba melarikan diri di kawasan pesisir menuju Pelabuhan Bakauheni. Sejumlah barang bukti pun telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut