Kisah Aab Nuryadi Pedagang Siomai Dapatkan Bantuan Gerobak dari Perindo
JAKARTA, iNews.id - Partai Persatuan Indonesia (Perindo), yang dikenal sebagai partai peduli dan turun tangan untuk Indonesia Sejahtera itu, secara aktif membagikan modal usaha dan gerobak gratis kepada masyarakat. Hal itu bertujuan meningkatkan pendapatan UMKM di seluruh Indonesia.
Aab Nuryadi (26) menceritakan awal mula terpilih untuk mendapatkan bantuan modal usaha dan gerobak dari Partai Perindo.
Dia menyebutkan dipilih untuk menerima bantuan tersebut setelah bertemu dengan Wasekjen Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera Kartini Perindo, Stien Schouten. Dia menuturkan, malam itu Stien mendatangi sebuah toko pempek yang lokasinya tak jauh dengan tempat dagangannya.
Saat pertemuan itu, dia menjelaskan mulanya Stien bertanya pada dirinya apa yang dia jual. Singkat cerita, setelah melihat kondisi gerobaknya yang memprihatinkan, Stien menawarinya gerobak baru.
Setelah mendapat tawaran tersebut, mulanya dia tak percaya salah satu keinginannya akan segera terkabul.
"Saya bengong dong, percaya tidak percaya," kata Aab kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (22/6/2022).
Dia menyebutkan, sejak lama telah mempunyai keinginan untuk ganti gerobak. Menurutnya, gerobak ini merupakan pemberian dari salah satu keluarganya.
"Ini (gerobak) juga nebeng dari kaka saya, ini kan punya kaka saya terus dikasih ke saya," tuturnya.
"Tapi modal punya saya, saya dapat kejutan kaya gini gerobak baru, ini saya bukan seneng lagi, ini lebih-lebih segalanya buat saya ini," ucapnya menambahkan.
Sebelumnya, bertempat di Kantor DPP Partai Perindo, Ketua Umum DPP Kartini Perindo, Liliana Tanoesoedibjo bersama jajaran secara simbolis menyerahkan gerobak dan modal usaha tersebut.
"Hari ini kami menyerahkan tiga buah gerobak, jadi pertama gerobak kepada pedagang mi ayam, dan juga ada pedagang siomai-batagor dan yang ketiga pedagang capuccino," kata Liliana Tanoesoedibjo, Rabu (22/6/2022).
Program Gerobak Perindo ini menjadi bukti kepedulian Partai Perindo bagi ekonomi rakyat, seperti tulisan di gerobak itu: PEDULI EKONOMI RAKYAT.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq