Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Anggota DPRD DKI Dukung Proyek MRT Kembangan-Balaraja: Untungkan Warga Banten dan Jakarta
Advertisement . Scroll to see content

Korona Mewabah, Ketua DPRD DKI Minta Anies Tunda Formula E

Selasa, 03 Maret 2020 - 14:52:00 WIB
Korona Mewabah, Ketua DPRD DKI Minta Anies Tunda Formula E
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Foto: iNEws.id/Wildan Catra Mulia)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunda perhelatan mobil balap Formula E yang akan digelar pada awal Juni 2020. Permintaan itu terkait virus korona (Covid-19) saat ini mulai mewabah di Indonesia.

"Sepakat dihentikan dulu (Formula E)," katanya di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Selasa (3/2/2020).

Pras begitu sapaannya Prasetyo, mengatakan saat ini sudah banyak negara-negara yang melakukan pembatalan atau menunda menggelar acara internasional yang mengundang banyak orang.

Dia juga menyebut Pemprov tak akan merugi jika acara itu dihentikan terlebih dahulu dan mementingkan keselamatan dan kesehatan warganya. Apalagi, dalam ajang mobil balap bebas emisi tersebut melibatkan ribuan orang.

"Saya rasa kaya di Qatar dihentikan dulu, banyak jadwal dihentikan. Kalau kebijakan Pak Anies seperti itu, itu harus dihentikan," kata Pras.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini memaparkan, peserta Formula E dalam hal ini pebalap tidak sendiri. Pebalap akan terjun berserta timnya yang jumlah tidak satu atau dua orang melainkan puluhan.

"Kita melihat pebalap cuma kurang lebih 60 pebalap tapi pebalap itu bawa mekanik. Mekanik itu banyak orang, ratusan orang. Kita enggak tahu dia kena atau enggaknya. Untuk amannya Jakarta, Indonesia, itu harus dihentikan dulu," tuturnya.

Pras meminta pihak penyelenggara yakni PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengordinasikan hal ini kepada pihak Federasi Otomotif Internasional (FIA) terkait kondisi terkini di Indonesia, khususnya Jakarta. Dia meminta Pemprov DKI jangan takut mengonfirmasi pembatalan karena takut merugi.

"Ya force majeure kejadiannya seperti ini kok. Qatar apa enggak lebih rugi lagi. Enggak usah jauh-jauh masalah Qatar, KTT Nonblok yang ada di Amerika dihentikan kok, negara besar, negara superpower," ujarnya.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut