Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tawuran Pecah di Dekat Rel Manggarai-Pasar Minggu, KRL Lintas Bogor Terganggu
Advertisement . Scroll to see content

KRL Lintas Bogor Disetop Imbas Tawuran di Manggarai, Perjalanan 14 Kereta Tertahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:30:00 WIB
KRL Lintas Bogor Disetop Imbas Tawuran di Manggarai, Perjalanan 14 Kereta Tertahan
KRL relasi Bogor-Jakarta Kota dan sebaliknya disetop sementara akibat tawuran warga dekat JPL 14 Stasiun Manggarai, Jumat (21/8/2026). (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota maupun sebaliknya masih tertahan, Jumat (21/8/2026) sore. Kondisi tersebut terjadi akibat tawuran warga di sekitar JPL 14 Stasiun Manggarai sekitar pukul 17.00 WIB.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan, penghentian sementara perjalanan dilakukan demi menjaga keselamatan penumpang dan keamanan perjalanan kereta.

"Perjalanan Commuter Line Bogor dari arah Manggarai maupun dari arah Tebet perjalanannya dihentikan sementara. Langkah ini diambil untuk menjaga keselamatan pengguna dan juga keamanan perjalanan Commuter Line," kata Leza.

Menurut dia, petugas Pengamanan KAI Commuter telah berkoordinasi dengan pihak terkait. Petugas juga berada di sekitar lokasi tawuran untuk mengantisipasi gangguan keamanan di jalur rel.

"Petugas Pengamanan KAI Commuter stasiun telah berkoordinasi dengan pihak terkait dan berada di dekat lokasi tawuran untuk mengantisipasi pengamanan jalur rel," ujarnya.

Leza menuturkan, akibat kejadian tersebut, sebanyak delapan perjalanan Commuter Line Bogor tujuan Jakarta Kota dan enam perjalanan tujuan Bogor masih tertahan dan belum dapat melintas di lokasi.

KAI Commuter mengimbau pengguna untuk mengutamakan keselamatan serta mengikuti arahan petugas di stasiun. Penumpang juga diminta tidak memaksakan diri naik apabila kondisi kereta sudah terlalu padat.

"KAI Commuter juga mengimbau kepada seluruh pengguna untuk selalu ikuti arahan petugas di stasiun dan tidak memaksakan naik jika kondisi kereta sudah terlalu padat serta memantau informasi operasional secara berkala melalui media sosial resmi @commuterline atau aplikasi C-Access," kata Leza.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut