Kronologi Anak Durhaka Pukuli Ibu di Bekasi, Pelaku Sempat Bawa Pisau
JAKARTA, iNews.id - Polisi menetapkan pemuda berinisial MIEC (22) sebagai tersangka. Dia tega menganiaya ibunya, M (46), di Bekasi, Jawa Barat.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Binsar Hatorangan Sianturi mengungkapkan kronologi penganiayaan yang terjadi. Pelaku semula menyuruh korban meminjam motor ke tetangganya.
Namun, permintaan itu tidak dituruti korban. Sebab, korban merasa sungkan karena kerap meminjam motor ke tetangganya.
"Kemudian pelaku mengatakan lagi, 'Coba pinjamkan teman lu.' Teman lu artinya teman korban, kemudian korban mencoba melakukan komunikasi via handphone namun tidak diberikan. Di situ pelaku kembali menekan ke ibunya coba pinjam ke yang lain, kemudian korban mengatakan tidak ada lagi," ujar Binsar kepada wartawan, Senin (23/6/2025).
Dia mengatakan korban lalu menaruh handphone yang digunakan untuk meminjam motor ke meja dekat pelaku. Korban lalu membanting handphone tersebut.
Tindakan itu, kata Binsar, menyulut emosi pelaku. Korban lantas dipukuli.
"Pelaku menghampiri korban dan memukul korban berkali-kali menggunakan sandal sehingga korban tersungkur menyerupai tersujud," ujarnya.
Tak puas memukuli korban, kata Binsar, pelaku lantas keluar rumah dan kembali membawa senjata tajam. Binsar mengatakan pelaku mengancam pamannya akan dibunuh menggunakan pisau yang dibawa.
"Setelah itu pelaku keluar rumah dan masuk lagi, mengambil pisau, di situ mengancam bahwa pelaku akan membunuh adik dari korban," ujarnya.
Sementara itu, korban mengaku merasakan pusing karena pelaku sempat beberapa kali memukul kepalanya. Korban juga mengalami luka memar pada tubuhnya.
"Di sini (pinggul) sama di kepala. Kaya kemeng (pusing) gitu kalau merah enggak, sih. Cuma luka dalam, kali ya nyeri," kata M kepada wartawan, Minggu (22/6/2025).
M menambahkan, polisi langsung menyambangi rumahnya dan menangkap pelaku setelah kejadian.
"(Pelaku) ada di polsek, (setelah kejadian itu) langsung dibawa. Ditangani, soalnya kan yang di tengah ada satpam juga," tutur dia.
Editor: Rizky Agustian