Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penampakan Rumah di Tebet Jaksel Pascakebakaran Tewaskan 4 Orang, Garis Polisi Terpasang
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Kebakaran Rumah Kos di Tebet Jaksel Tewaskan 4 Orang, Terdengar Ledakan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:07:00 WIB
Kronologi Kebakaran Rumah Kos di Tebet Jaksel Tewaskan 4 Orang, Terdengar Ledakan
TKP kebakaran rumah kos di Tebet, Jakarta Selatan. (Foto: Ravie Wardani)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kebakaran melanda rumah yang digunakan sebagai tempat usaha fotokopi dan kos-kosan di Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2026) dini hari. Kebakaran yang menewaskan empat orang tersebut diduga berawal dari korsleting yang memicu ledakan.

Saksi mata, Muhammad Aqsal (26) mengatakan sempat mendengar suara dentuman sebelum api membesar. Saat kejadian, dia sedang berada di kedai kopi yang tidak jauh dari lokasi.

"Jadi saya kan lagi nongkrong di Koat Coffee, terus dengar suara ledakan. Pas saya intip, ternyata sudah kebakaran," ujar Aqsal di lokasi, Senin (24/8/2026).

Menurut Aqsal, api pertama kali terlihat dari bagian dalam bangunan, tepatnya di area garasi yang digunakan sebagai tempat usaha fotokopi. Banyaknya kertas dan material lainnya membuat api dengan cepat membesar.

"Apinya sih berawalnya dari dalam, dari garasi ini nih. Kan garasi ini dipakai buat fotokopi. Berawal dari situ sih lihatnya," jelasnya.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Warga menduga api dipicu masalah pada instalasi listrik bangunan.

"Awal terjadinya sih kalau enggak salah korsleting listrik, tapi belum tahu jelasnya gimana," ujar Aqsal.

Di sisi lain, pendataan penghuni kos menjadi salah satu kendala setelah kebakaran terjadi. Ketua RT 06/RW 09 Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Walid (35), mengaku tidak memiliki data pasti penghuni kos tersebut.

Padahal, bangunan itu memiliki sembilan kamar kos dan telah digunakan sebagai sejak 2011. Menurut Walid, para penghuni tidak pernah melapor kepada pengurus lingkungan.

"Kalau yang ngekos kita kurang tahu, soalnya yang ngekos tuh enggak pernah lapor ke RT. Dan yang pemilik juga pun enggak pernah ngasih tahu yang nge-kost ada berapa orang," ungkap Walid.

Walid mengatakan telah beberapa kali meminta data penghuni kepada pemilik bangunan. Namun, permintaan tersebut tidak pernah dipenuhi.

"Saya selaku RT juga enggak tahu. Saya pernah minta datanya enggak pernah dikasih," tegasnya.

Dia menyebut pemilik bangunan dikenal baik, tetapi jarang berinteraksi dengan warga sekitar.

"Baik sih, baik. Tapi enggak pernah berbaur (dengan warga). Kalau membantu apa gitu, saya belum pernah melihat," tutur dia.

Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api pada pukul 06.03 WIB. Sebanyak 21 unit mobil pemadam dengan 86 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

Bangunan dua lantai itu rusak parah dan hampir seluruh bagian bangunan hangus terbakar.

Dalam peristiwa tersebut, empat orang meninggal dunia. Berdasarkan informasi warga, empat korban tersebut merupakan satu keluarga. 

Sementara tiga korban lainnya disebut berhasil menyelamatkan diri.

Para korban kemudian dievakuasi ke dua rumah sakit, yakni Rumah Sakit Polri Kramat Jati dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut