Lalin Jalan Kalimalang Masih Sepi Pemudik Pagi Ini
BEKASI, iNews.id - Arus lalu lintas di jalur arteri Kalimalang, Kota Bekasi atau tepatnya di Mal Bekasi Cyber Park (BCP) terpantau masih sepi dilintasi pemudik, Senin (16/3/2026) pagi. Diketahui, jalur Kalimalang ini menjadi salah satu akses utama bagi pemudik dari Jakarta untuk menunju Jalur Pantura.
Pantauan iNews.id di simpang BCP pagi ini, belum terlihat adanya peningkatan aktivitas pemudik. Selain itu, tidak ada kendaraan dengan muatan berlebih atau barang bawaan khas para pemudik motor.
Mayoritas pengendara sepeda motor yang melintas hanya pengendara yang membawa ransel kecil. Hal seperti ini seperti aktivitas warga yang hendak berangkat kerja.
Terlihat belum ada petugas yang bersiaga mengatur arus lalu lintas di lokasi tersebut. Biasanya, aparat kepolisian berjaga di persimpangan tersebut pada sore hingga malam hari ketika volume kendaraan mulai meningkat.
Jelang Lebaran, Arus Mudik Motor Mulai Terlihat di Jalan Kalimalang Bekasi
Adapun, tim iNews.id juga sempat memantau aktivitas pemudik kemarin malam. Dari pantauan saat itu, para pemudik pengguna sepeda motor ini ditandai dengan membawa tas ransel, kardus, hingga karung yang diikat di bagian belakang motor.
Meski jumlahnya belum terlalu padat, arus kendaraan roda dua yang melintas di jalur tersebut mulai terlihat mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari biasa. Para pemudik memanfaatkan waktu lebih awal untuk menghindari kepadatan lalu lintas yang biasanya terjadi mendekati puncak arus mudik.
Cegah Kemacetan Mudik, 30 Titik Putar Balik di Jalur Pantura Bekasi Ditutup
Salah satunya Pahi (42), pemudik asal Klender, Jakarta Timur memilih mudik menggunakan sepeda motornya. Pahi bersama istrinya mengaku memang rutin pulang ke kampung halamannya di Cirebon menggunakan sepeda motor.
"Kami dari Klender, menuju Kuningan Cirebon, paling kalau lancar perjalanan 5-6 jam," ujar Pahi saat ditemui, di Jalan Kalimalang, Kota Bekasi, Minggu (15/3/2026).
Pahi tak menampik melakukan perjalanan mudik selama lima jam melelahkan. Namun demikian, ia mengaku santai mengendarai motornya untuk menghindari kecelakaan.
"Pengin pakai bus cuman mungkin bus sudah penuh jadi pakai sepeda motor. Ya santai saja yang penting sampai," ucap dia.
Editor: Aditya Pratama