Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hashim Ngaku Pernah Ditawari Jatah 1.000 Unit Apartemen oleh Pengusaha
Advertisement . Scroll to see content

Mabuk di Apartemen, WN Nigeria Ngamuk hingga Tusuk Nenek-Nenek

Sabtu, 06 Mei 2023 - 17:24:00 WIB
Mabuk di Apartemen, WN Nigeria Ngamuk hingga Tusuk Nenek-Nenek
Ilustrasi garis polisi (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Viral di media sosial seorang pria warga negara (WN) Nigeria mengamuk di salah satu apartemen di Kelapa Gading, Jumat (5/5/2023) malam. Dua perempuan lanjut usia ikut menjadi korban.

Dari video yang beredar, terlihat gambar kondisi lorong apartemen beberapa saat setelah kejadian. Dalam postingan itu, terlihat darah berceceran di lorong apartemen usai penusukan terjadi.

Unggahan lainnya juga memperlihatkan pelaku yang akhirnya ditangkap oleh petugas keamanan dan pihak kepolisian.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kelapa Gading Kompol Vokky Sagala mengatakan, pelaku secara membabi-buta menganiaya dua nenek-nenek di lorong lantai 20 apartemen tersebut. 

"Iya betul, jadi ada WNA Nigeria ngamuk, dia menganiaya nenek-nenek, satu orang sampai diinjak-injak, digebukin," kata Vokky, Sabtu (6/5/2023).

"Setelah itu ada nenek-nenek yang mau misahin lagi malah ditusuk," ujar Vokky.

Vokky pun menyebutkan setelah kejadian, WNA yang diduga mabuk itu langsung ditangkap aparat Polsek Kelapa Gading beserta barang bukti senjata tajam yang digunakan untuk menganiaya dua lansia itu.

"Pelaku sudah ditangkap, berhubung pelaku WNA, penanganannya di Polres (Metro Jakarta Utara)," kata Vokky.

"Pelaku sudah diamankan beserta barang bukti juga sudah diamankan," ucapnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan dua perempuan lansia yang menjadi korban dari WNA Nigeria tersebut sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut