Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Ungkap Bahar bin Smith Turut Pukul Anggota Banser di Tangerang
Advertisement . Scroll to see content

Mayoritas Pengidap HIV/AIDS di Tangerang Berasal dari Kaum Homo

Sabtu, 16 Februari 2019 - 13:36:00 WIB
Mayoritas Pengidap HIV/AIDS di Tangerang Berasal dari Kaum Homo
Ilustrasi HIV/AIDS. (Foto: iNews.Dok.)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Mayoritas pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Tangerang, Banten, adalah kaum homoseksual yang selalu berganti pasangan sesama jenis. Mereka dikatakan juga memiliki komunitas tersendiri.

“Usia mereka rata-rata 17 hingga 20 tahun adalah pelajar dan mahasiswa,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Dwi Yanto, Sabtu (16/2/2019).

Dia menjelaskan, kaum homo alias gay itu memiliki komunitas yang disebut lelaki suka lelaki (LSL). Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah anggotanya 220 orang.

Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang telah melakukan verifikasi data sebanyak 464 orang pengidap HIV/AIDS yang tersebar pada 15 kecamatan. Pengidap terbanyak berada di kawasan pesisir seperti di Kecamatan Kosambi, Teluknaga, Sukadiri, Pasar Kemis, dan Mauk.

Setiap tahun, jumlah pengidap HIV/AIDS terus bertambah. Pada 2016, tercatat ada 390 orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kabupaten Tangerang. “Sementara, pada 2017, jumlahnya menjadi 434 orang,” ucap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi.

Dia menuturkan, penyebab utama mereka terkena HIV/AIDS adalah melalui hubungan seksual yang sering berganti pasangan tanpa menggunakan alat pengaman. Bahkan, ada juga yang terkena melalui jarum suntik dipakai secara beramai-ramai dan dianggap tidak steril. Penyalahgunaan obat terlarang melalui jarum suntik memang menjadi salah satu faktor penyebab seseorang tertular penyakit berbahaya.

“Namun, pengidap HIV/AIDS tidak hanya PSK (pekerja seks komersial). Tetapi juga ada pekerja pabrik, ibu rumah tangga, anak-anak serta nelayan,” kata dia.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut