Mudik Lebaran Dilarang, Pemprov DKI Jakarta Pertimbangkan Aktifkan Lagi SIKM

Dimas Choirul ยท Sabtu, 27 Maret 2021 - 16:12:00 WIB
Mudik Lebaran Dilarang, Pemprov DKI Jakarta Pertimbangkan Aktifkan Lagi SIKM
Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan kebijakan SIKM bisa diaktifkan kembali untuk mendukung pelarangan mudik Lebaran. (Foto: MNC Media/Komaruddin Bagja)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah telah melarang masyarakat untuk melakukan mudik Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran pada 6-17 Mei 2021 dengan pertimbangan masih berada di masa pandemi covid-19. Mendukung hal tersebut, Pemprov DKI Jakarta mempertimbangkan untuk mengaktifkan kembali kebijakan surat izin keluar masuk (SIKM) bagi warga yang ingin keluar masuk Ibu Kota dengan syarat tertentu.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, Sabtu (27/3/2021). Dia mengatakan pengaktifan kembali SIKM masih dalam tahapan pengkajian.

"Nanti pemerintah akan mengambil kebijakan apakah diperlukan SIKM dan lain-lain masih ada waktu kita lihat ya," kata Riza.

Adapun rencana kebijakan SIKM pada Lebaran 2021 mendatang sama seperti pada tahun 2020 lalu. Saat itu, Pemprov DKI mewajibkan warga Ibu Kota untuk mengantongi SIKM saat hendak keluar masuk daerah.

Riza mengatakan, Pemprov DKI Jakarta juga mendukung penuh rencana pemerintah untuk melarang mudik Lebaran 2021. Hal itu dilakukan guna mencegah penyebaran virus covid-19 dan menyukseskan program percepatan vaksinasi masyarakat. Dia juga meminta masyarakat untuk bersilaturahmi secara virtual saat momen lebaran 2021 nanti. 

"Kita bisa ketemu dengan keluarga secara virtual tidak mengurangi arti dan makna kangennya kita," kata Riza.

Sebelumnya, Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah memutuskan untuk melarang mudik Lebaran tahun 2021. Jika kebijakan ini jadi diterapkan maka kondisinya akan sama seperti Lebaran tahun 2020 lalu.

Muhadjir menjelaskan keputusan ini diambil setelah rapat tingkat menteri. Selain itu kebijakan tersebut sudah dikonsultasikan dengan Presiden Joko Widodo. Di amengatakan kebijakan itu berlaku untuk semua elemen masyarakat.

“Ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan,” katanya Jumat (26/3/2021).

Editor : Rizal Bomantama