Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19
Advertisement . Scroll to see content

Nakes RSU Tangsel Terancam Sanksi Terkait Kasus Rekayasa Form Data Covid-19 Pasien

Jumat, 20 Agustus 2021 - 02:46:00 WIB
Nakes RSU Tangsel Terancam Sanksi Terkait Kasus Rekayasa Form Data Covid-19 Pasien
Seorang nakes di RSU Kota Tangsel diduga merekayasa formulir penyelidikan epidemiologi Covid-19 pasien. (Foto : iNews.id/Hambali)
Advertisement . Scroll to see content

TANGERANG SELATAN, iNews.id - Seorang tenaga kesehatan (nakes) di RSU Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diduga merekayasa formulir penyelidikan epidemiologi Covid-19 pasien. DPRD Kota Tangsel berencana melakukan klarifikasi terkait kasus ini. 

Langkah pemanggilan oleh Komisi 2 DPRD Kota Tangsel ini untuk mengklarifikasi kejadian yang dialami salah satu pasien sebelumnya hingga menuai protes pihak keluarga.

Anggota Komisi 2 DPRD Tangsel, Alex Prabu mengatakan akan segera memanggil Direktur RSUD dan Kepala Dinkes Tangsel. 
 
"Saya minta Direktur RSUD memanggil nakes yang bersangkutan," kata anggota Komisi 2 DPRD Tangsel, Alex Prabu, Kamis (19/08/21).

Dia melanjutkan, jika terbukti melakukan pelanggaran maka nakes tersebut harus segera diberi sanksi tegas. Sebab, apa yang dilakukannya berdampak luas terhadap kepercayaan masyarakat atas pelayanan medis di rumah sakit.

"Dan memberikan sanksi atau peringatan keras agar tidak terulang kembali. Yang harus mengisi form adalah pasien atau keluarga yang mendampingi," ujarnya.

Dugaan rekayasa formulir penyelidikan epidemiologi Covid-19 itu dialami pasien berinisial RE (39). Sang suami, AM, kaget lantaran ada beberapa lembar formulir yang justru sudah terisi tanpa sepengetahuan dia dan istrinya.

Dalam formulir itu, tertera beberapa poin pertanyaan mengenai informasi klinis pasien RE yang diisi sendiri oleh nakes. Di mana nakes berinisial SU mencentang pilihan jawaban 'Ya' pada kolom yang tersedia.

Poin-poin yang sudah terisi tersebut menjelaskan, jika kondisi RE tengah mengalami batuk, filek, sakit tenggorokan, sesak nafas, sakit kepala, serta suhu tubuh yang dicentang dengan keterangan lebih dari 38 derajat celcius.

Sementara, Kepala Dinkes Kota Tangsel, Alin Hendarlin, enggan menjelaskan detail kejadian itu. Terakhir, dia hanya menjawab singkat setelah beberapa kali dikonfirmasi. "Kami akan minta konfirmasi secara lengkap dulu ke RSU ya," katanya.

Editor: Ainun Najib

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut