Pabrik Bahan Baku Chrome di Cikarang Terbakar, Karyawan Diliburkan
BEKASI,iNews.id – Kebakaran melanda pabrik bahan kimia chrome plating di Jalan Beringin Blok Blok F 12 No V, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (9/4/2018). Salah satu gedung pabrik di kawasan industri Delta Silicon III milik PT Summit Tech itu terbakar.
Dari keterangan petugas pemadam kebakaran (damkar) yang tengah memadamkan, sempat terdengar dua kali suara ledakan dari bagian belakang gedung. Sumber api pertama kali diketahui dari gedung produksi. Api langsung membesar dan merembet ke gedung lainnya hingga hangus terbakar.
“Informasinya ada ledakan di bagian belakang, informasinya sampai dua kali,” kata Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bekasi Sahat MBJ Nahor, di lokasi kejadian, Senin (9/4/2018).
Banyaknya bahan yang mudah terbakar membuat petugas kesulitan memadamkan api. Sedikitnya 11 unit mobil kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api. Petugas baru berhasil memadamkan api setelah empat jam proses pemadaman. Beruntung kobaran api tidak mejalar ke pabrik lainnya.
Kanit Reskrim Polsek Cikarang Selatan, Iptu Jefri mengatakan, api berhasil dipadamkan 4 jam kemudian dengan bantuan 11 unit pemadam kebakaran. “Tujuh unit dari Pemkab Bekasi, tiga unit Lippo dan hyundai, lalu satu unit dari Ejip," kata Jefri.
Mengenai penyebab kebakaran, kata dia, pihaknya belum dapat memberikan keterangan. Polisi masih berkoordinasi dengan Pusat Laboratoriun Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk penyelidikan hal itu. “Puslabfor yang akan menyimpulkanya,” ungkap dia.
Belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut, namun diduga api berasal dari korsleting listrik di dalam ruang produksi pabrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta.
Sementara akibat peristiwa itu, perusahaan memaksa ratusan karyawan yang hendak masuk kerja hari ini untuk pulang lantaran kondisi pabrik terbakar. “Tadi baru enggak produksi, katanya satu sampai dua minggu ini disuruh libur,” kata seorang karyawan pabrik Marsin.
Editor: Khoiril Tri Hatnanto