Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sadis! Ini Kronologi Remaja 15 Tahun Bunuh Kakak Kandung dengan Palu di Kelapa Gading
Advertisement . Scroll to see content

Pembunuhan Gadis Badui, Anjing Pelacak Endus Jejak Pelaku di Hutan

Minggu, 01 September 2019 - 18:26:00 WIB
Pembunuhan Gadis Badui, Anjing Pelacak Endus Jejak Pelaku di Hutan
Gubuk tempat mayat gadis Badui yang diperkosa dan dibunuh ditemukan di K ampung Kadu Heulang, Desa Cisimeut Raya, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. (Foto: Sindonews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Polisi berupaya keras mengungkap pelaku pembunuhan S (13), remaja perempuan asal Kampung Karahkal, Desa Kanekes, Desa Cisimeut Raya, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Selain memeriksa sejumlah saksi, polisi kini juga menunggu hasil autopsi.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan, berdasarkan penyelidikan Tim Inafis Polda Banten dan Polres Lebak, korban S diduga dibunuh dengan menggunakan menggunakan golok milik orang tuanya. Golok itu sehari-hari digunakan ayah dan kakaknya untuk berkebun.

Edy menuturkan, hingga saat ini senjata tajam itu masih dalam pencarian. Adapun sarung golok sudah disita sebagai barang bukti.

"Hanya sarungnya saja yang ditemukan di TKP. Kita sudah menerjunkan tim khusus yakni K9 atau unit anjing pelacak milik Ditsamapta Polda Banten untuk mencari,” kata Edy saat dihubungi, Minggu (1/9/2019).

Dia menjelaskan, anjing pelacak telah menelusuri dan mengendus jejak pelaku yang diduga lari ke hutan. Kendati demikian, jejak itu belum terungkap.

S ditemukan tewas oleh kakak kandungnya pada Jumat (30/8/2019) dalam kondisi mengenaskan. Tubuhnya bersimbah darah dengan luka sobek di wajah, bahu, dan lengannya. Selain dibunuh, korban pun diduga jadi korban pemerkosaan. Polisi menemukan bekas sperma di tubuh korban.

S selama ini tinggal bersama orangtuanya di saung atau gubuk Kampung Kadu Heulang, Desa Cisimeut Raya, Kecamatan Leuwidamar, Lebak, yang masuk wilayah Badui luar. Di tempat itu orangtua mereka merawat kebun milik warga.

Edy menerangkan, selain memeriksa saksi-saksi, polisi kini juga menunggu hasil autopsi. "Semoga dalam waktu dekat kasus ini cepat terungkap," kata dia.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut