Pemilihan Wagub DKI Mandek, Ketua DPRD: Terbentur Tahun Politik

Wildan Catra Mulia ยท Selasa, 02 April 2019 - 07:05 WIB
Pemilihan Wagub DKI Mandek, Ketua DPRD: Terbentur Tahun Politik

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id - DPRD DKI Jakarta hingga kini belum dapat memastikan pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta bakal dilakukan. Padahal penetapan calon wagub DKI Jakarta telah melalui beberapa tahapan, seperti uji kelayakan dan kepatutan dari tim panelis.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengaku belum dapat memastikan kapan waktu pemutusan panitia khusus (pansus) pemilihan wakil gubernur. Meski saat ini fraksi-fraksi di lingkungan anggota legislatif telah melaporkan dan memberikan nama untuk diajukan sebagai pansus.

BACA JUGA:

Berbulan-bulan Tanpa Wagub, Anies Kerepotan saat Menghadapi Urusan Ini

Anies Pastikan Pemilihan Wagub DKI Tak Ganggu Pemilu 17 April

2 Nama Cawagub DKI Sudah Dikantongi DPRD, Ini Tahapan Selanjutnya

Pras begitu sapaanya menuturkan alasan belum terbentuknya pansus tersebut karena saat ini menjelang tahun politik. Dengan begitu, semua anggota dewan sibuk berkampanye menjelang waktu pemilihan.

"Tapi dari awal pansus belum terbentuk. Ini karena tahun politik. Masalahnya itu mereka sibuk masing-masing," ucap Pras di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2019).

Pras mengatakan tidak ada batas waktu bagi pansus dalam merumuskan tata tertib penetapan perihal kekosongan wagub DKI Jakarta. Namun da memastikan bakal mempercepat proses jika para anggota legislatif sudah kembali bekerja normal di kantornya.

"Enggak ada batas waktu. Jadi kan permasalahannya sekarang lagi tahun politik. Tinggal 16 hari lagi, mereka sosialisasi diri sendiri dengan pasangan capres. Jadi enggak, mungkin buat mereka berat turun lapangan masuk lagi ke sini," tuturnya.

Untuk diketahui, proses penetapan wagub DKI Jakarta telah dimulai sejak November 2018 dengan tiga calon. Selanjutnya, proses tersebut dikerucutkan menjadi dua nama melalui fase uji kelayakan dan kepatutan yang diadakan pada Desember 2018 yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.


Editor : Djibril Muhammad