Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Markas Judol di Rumah Dinas TNI Cijantung Terbongkar, 11 Warga Sipil Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Pemilik Rumah Dinas TNI yang jadi Markas Judol di Cijantung Ditahan di Pomdam Jaya

Jumat, 09 Oktober 2026 - 11:45:00 WIB
Pemilik Rumah Dinas TNI yang jadi Markas Judol di Cijantung Ditahan di Pomdam Jaya
Markas judol di KPAD Cijantung. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemilik rumah dinas di Kompleks KPAD Cijantung, Jakarta Timur, yang diduga digunakan sebagai markas operasional judi online (judol) ditahan di Pomdam Jaya. Penahanan dilakukan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas menyampaikan, pemilik rumah tersebut telah ditahan oleh Pomdam Jaya setelah lokasi itu diduga digunakan untuk menjalankan aktivitas judi online.

“Terduga sudah ditahan dalam rangka pemeriksaan di Pomdam Jaya,” kata Nas saat dihubungi, Jumat (9/10/2026).

Sebelum penahanan tersebut, aparat juga telah mengamankan 11 orang yang diduga bertugas sebagai operator judi online. Dari lokasi, petugas menyita 32 unit komputer, 14 telepon seluler, dan sembilan kartu tanda penduduk (KTP).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan mengenai aktivitas mencurigakan di salah satu rumah di kawasan tersebut. Kodim 0505/Jakarta Timur kemudian menindaklanjuti informasi itu.

“Dari 11 orang yang diamankan, seluruhnya merupakan warga sipil. Mereka terdiri atas enam laki-laki dan lima perempuan, yang selanjutnya dibawa ke Denpom untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman terkait aktivitas yang dilakukan di lokasi tersebut,” kata Donny dalam keterangannya.

Sebanyak 11 orang tersebut terdiri atas enam laki-laki dan lima perempuan. Seluruhnya merupakan warga sipil yang dibawa ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman terkait aktivitas di rumah tersebut.

Setelah pengamanan orang-orang yang diduga terlibat dan barang bukti, petugas memasang garis polisi di lokasi serta memadamkan aliran listrik. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pengamanan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Donny menegaskan, TNI AD berkomitmen membantu mengungkap dan memberantas praktik judi online, termasuk mencegah penggunaan fasilitas di lingkungan TNI untuk kegiatan ilegal.

“TNI AD tidak akan membiarkan fasilitas yang berada dalam lingkungannya digunakan untuk kegiatan ilegal yang merugikan masyarakat,” jelasnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut