Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Liga Bintang Juara GTV Hadir di Depok, 86 SD Bersaing Menuju Babak Utama
Advertisement . Scroll to see content

Pemkot Bogor Gelar Uji Coba PTM Terbatas di 3 Sekolah Hari Ini

Selasa, 28 September 2021 - 04:00:00 WIB
Pemkot Bogor Gelar Uji Coba PTM Terbatas di 3 Sekolah Hari Ini
Pemkot Bogor akan memulai uji coba PTM terbatas di tiga sekolah mulai Selasa (28/9/2021). (Foto: Antara/Bayu Pratama S/aww)
Advertisement . Scroll to see content

BOGOR, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di tiga sekolah hari ini, Selasa (28/9/2021). Ketiga sekolah yang terpilih yakni SMPN 5, SMP PGRI 5, dan Boarding School Bintang Pelajar. 

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan uji coba ini sebagai langkah mematangkan rencana PTM serentak awal pekan depan. Pada dasarnya, Pemkot Bogor sempat menunda karena ingin memastikan kesiapan protokol kesehatan dan lainnya.

"Penundaan PTM didasarkan prinsip kehati-hatian dan betul-betul bisa tetap dibuktikan di lapangan dengan sistem surveilans yang kuat dan berjalan," kata Bima di Bogor, Senin (27/9/2021).

Saat ini, lanjut Bima, berdasarkan kondisi yang berkembang terkait PTM, ada opini yang tidak tepat mengenai penamaan klaster di sekolah. Padahal, belum tentu terpapar di sekolah saat PTM atau bisa juga karena akumulasi dari kasus-kasus lama. 

"Karena itu dibutuhkan sistem surveilans yang betul kuat dan komunikasi yang terjalin pun harus canggih dengan melibatkan semua pihak terkait, mulai dari sekolah, guru, pengawas hingga komite," tuturnya.

Selain itu, Bima meminta langkah-langkah antisipasi dipersiapkan. Jika ada anak yang tidak masuk satu hari, sistem langsung bekerja proaktif mengecek kesehatan dan diswab oleh Dinkes atau Puskesmas. 

"Jika hasilnya positif (Covid-19), cek kontak erat dan kelasnya di stop dulu. Menurut saya ini kuncinya dan surveilans ini harus memastikannya, apakah dari sekolah atau bukan," ucap Bima.

Kemudian, pelaksanaan tes swab antigen harus rutin dilakukan sepekan sekali. Tujuannya bukan hanya sekadar untuk mengidentifikasi, tetapi juga agar para siswa dan pihak sekolah lebih hati-hati.

Bima pun menugaskan para direktur vaksin bergerak, memonitor, dan mengecek, baik ketika di kelas maupun saat jam PTM selesai berkoordinasi dengan aparatur wilayah, Puskesmas serta pihak terkait.

"Patroli juga harus siaga, bergerak dan memutar. Minggu pertama penerapan PTM ini penting," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi menambahkan pada intinya sekolah harus memiliki kesiapan sesuai dengan aturan yang tertuang dalam SKB empat menteri. Hanya sekolah yang terverifikasi faktual yang akan melaksanakan PTM terbatas.

"Hanya sekolah yang terverifikasi secara faktual dan memiliki persiapan matang serta tidak sembarangan yang akan melaksanakan PTM terbatas. Hal ini dilakukan agar dalam pelaksanaannya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jadi tidak semua sekolah dikabulkan verifikasi faktualnya dan ini menjadi masukan bagi Satgas Covid-19 Kota Bogor dalam mengambil keputusan," ucap Hanafi.

Dari seluruh SMP di Kota Bogor, hanya 43 SMP yang akan menerapkan PTM terbatas tahap pertama pada 4 Oktober 2021. Durasi pembelajaran selama tiga jam, mulai pukul 07.30 atau 08.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB.

Selanjutnya, kapasitas maksimal dibatasi 50 persen dan harus mendapatkan izin dari komite sekolah serta orang tua siswa. Kemudian pada tahap kedua, ada 26 SMP yang akan melaksanakan PTM terbatas. 

"Untuk bahan pembelajaran lebih difokuskan kepada edukasi dan pemahaman para siswa tentang bahaya Covid-19 dan sebagainya. Sementara untuk kurikulum akan menyesuaikan," ujarnya.

Dalam waktu dekat ini, Pemkot Bogor akan menggelar pertemuan dengan para kepala sekolah dan pihak kantor canag dinas yang menaungi 26 SMA/SMK di Kota Bogor. Termasuk dengan para ketua OSIS dan komite dilibatkan secara daring. 

"Untuk SMA/sederajat maupun MTS di bawah kewenangan Kantor Cabang Dinas (KCD) Provinsi Jawa Barat dan Kemenag, kami menyarankan agar melakukan hal yang sama, di antaranya hal dan teknis yang sama hingga menyampaikan sekolah-sekolah mana saja yang akan melaksanakan PTM ke Satgas Covid-19 Kota Bogor," kata Hanafi.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut