Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kerja Bakti Serentak, Pramono: Saya Mau Aja Masuk Gorong-Gorong tapi Nanti pada Kaget
Advertisement . Scroll to see content

Pemprov DKI Rampungkan Pembebasan Lahan Normalisasi Kali Ciliwung

Minggu, 08 Februari 2026 - 16:34:00 WIB
Pemprov DKI Rampungkan Pembebasan Lahan Normalisasi Kali Ciliwung
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: iNews.id/Danandaya Arya)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan telah menandatangani 14 dokumen terkait penetapan lokasi (penlok) pembebasan lahan warga yang terkena proyek normalisasi Kali Ciliwung. Adapun, normalisasi ini akan dikerjakan Pemprov DKI Jakarta bersama pemerintah pusat.

"Jadi, semua ada 14 penlok yang sudah saya tanda tangani dan sudah dilakukan pembebasan lahan dan mungkin hari Jumat besok saya bersama Bapak Nusron, Pak Menteri ATR/BPN, akan melakukan seremoni untuk itu," ujar Pramono di Jakarta Timur, Minggu (8/2/2026).

Pramono menambahkan, pembebasan lahan secara bertahap telah dilaksanakan oleh Pemprov DKI Jakarta. Dia menyebut, sebagian rumah warga yang terkena gusur telah dibayar oleh pihaknya.

"Supaya semua yang dibebaskan sudah selesai dan kemarin di Bidara Cina, di Cawang dan sebagainya kan sudah kita kasih tanda, yang kuning belum dibayar, yang merah sudah dibayar dan sebagainya," katanya.

Dalam proyek normalisasi Kali Ciliwung ini, Pemprov DKI Jakarta akan mengeluarkan biaya untuk pembebasan lahan warga. Sedangkan, pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan membantu membangun tanggul.

"Sehingga dengan demikian mudah-mudahan bulan Maret sudah mulai dibuat tanggul oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PU yang tanggung jawab," ucapnya.

Selain Kali Ciliwung, Pemprov DKI Jakarta juga akan melakukan normalisasi Kali Krukut dan Kali Cakung Lama. Khusus untuk dua sungai ini sepenuhnya akan dikerjakan Pemprov DKI Jakarta.

"Pembebasan lahannya sudah hampir selesai. Kemudian Cakung Lama dan Krukut," tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut